Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 01:35 WIB

4038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh, Razali

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh, Razali

ATAPKOTA.COM, BANDA ACEH – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh, Razali yang akrab disapa Nyakli Maop, mendesak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh mengambil langkah konkret untuk memulihkan perekonomian masyarakat terdampak bencana sekaligus menciptakan lapangan kerja berkelanjutan. Desakan tersebut disampaikan terkait kondisi ekonomi warga yang hingga kini masih menghadapi dampak kerusakan akibat bencana, terutama pada sektor pertanian dan perikanan.

Menurut Razali, bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghantam sumber mata pencaharian masyarakat. Sejumlah tambak dan persawahan yang menjadi tumpuan ekonomi warga disebut belum dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.

“Banyak tambak dan sawah yang belum bisa kami gunakan. Kami sudah mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi tambak kepada pemerintah, tetapi sampai saat ini belum ada bantuan yang turun,” ujar Razali.

Ia menilai pemulihan ekonomi masyarakat perlu menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Pemerintah, kata dia, tidak cukup hanya memastikan kebutuhan pada fase tanggap darurat, tetapi juga harus mempercepat pemulihan mata pencaharian warga melalui program yang terukur.

Razali mengatakan kondisi tersebut semakin berat bagi masyarakat yang kehilangan atau terganggu sumber pendapatan utama. Kerusakan lahan produktif membuat sebagian warga kesulitan kembali bekerja, sementara proses rehabilitasi belum berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Ia juga menyoroti sejumlah bentuk bantuan dan program pemulihan yang sebelumnya menjadi perhatian pemerintah, termasuk Jaminan Hidup (Jadup), perbaikan rumah masyarakat yang mengalami kerusakan, serta rehabilitasi lahan produktif.

“Janji-janji tersebut sampai saat ini belum kami rasakan secara maksimal. Karena itu, kami meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh mengambil langkah nyata untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus membantu masyarakat memulihkan sumber penghidupannya,” katanya.

Razali mendorong adanya koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, serta pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat rehabilitasi sektor pertanian dan perikanan.

Menurutnya, pemulihan tambak, sawah, dan lahan produktif harus berjalan beriringan dengan pembukaan kesempatan kerja baru. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima bantuan sementara, tetapi memiliki kembali sumber pendapatan yang dapat menopang kehidupan mereka dalam jangka panjang.

“Pemerintah harus hadir dalam proses pemulihan. Masyarakat membutuhkan pekerjaan dan kesempatan untuk kembali menghidupi keluarganya, bukan hanya bantuan yang bersifat sementara,” tegas Razali.

Desakan tersebut menjadi perhatian penting dalam agenda pemulihan pascabencana. Pemerintah perlu memastikan setiap program rehabilitasi benar-benar menjangkau masyarakat terdampak serta memiliki ukuran keberhasilan yang jelas, terutama dalam mengembalikan lahan produktif dan pendapatan warga.

 

Laporan : Hasbi-atapkota.

 

Berita Terkait

Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota Medan
AKBP Dhana Noer Kurniawan Gantikan Sah Udur Sitinjak sebagai Kapolres Pematangsiantar
Bupati Simalungun Teken Komitmen Pencegahan Korupsi, Tata Kelola Perencanaan hingga PBJ Diperkuat
Bersama 33 Kepala Daerah se-Sumut, Bupati Samosir Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Wali Kota dan Ketua DPRD Pematangsiantar Teken Komitmen Pencegahan Korupsi di Sumut
Bupati Asahan Teken Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi di Sumut
Pria 23 Tahun Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah Warga di Marihat Bandar
Wabup Samosir Serahkan Bantuan Material kepada Korban Kebakaran dan Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:38 WIB

Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota Medan

Jumat, 18 September 2026 - 10:23 WIB

AKBP Dhana Noer Kurniawan Gantikan Sah Udur Sitinjak sebagai Kapolres Pematangsiantar

Jumat, 18 September 2026 - 10:18 WIB

Bupati Simalungun Teken Komitmen Pencegahan Korupsi, Tata Kelola Perencanaan hingga PBJ Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 10:08 WIB

Bersama 33 Kepala Daerah se-Sumut, Bupati Samosir Teken Komitmen Pencegahan Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 09:47 WIB

Wali Kota dan Ketua DPRD Pematangsiantar Teken Komitmen Pencegahan Korupsi di Sumut

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Pria 23 Tahun Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah Warga di Marihat Bandar

Kamis, 17 September 2026 - 20:55 WIB

Wabup Samosir Serahkan Bantuan Material kepada Korban Kebakaran dan Puting Beliung

Kamis, 17 September 2026 - 20:01 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftar Pejabat Baru

Berita Terbaru