ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak Muhammadiyah memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mencegah penyalahgunaan narkoba, serta menangkal intoleransi. Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, M.A., di kantor PW Muhammadiyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja No. 136, Medan, Kamis (22/10/2026) sore.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 15.23 WIB itu merupakan bagian dari upaya Polda Sumut memperkuat komunikasi dan membangun kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Sumatera Utara.
Kapolda hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Sumut, yakni Karoops, Dirpamobvit, Kabidpropam, Dirbinmas, dan Kabiddokkes. Rombongan disambut langsung oleh Hasyimsyah Nasution beserta jajaran pengurus PW Muhammadiyah Sumut.
Dalam pertemuan tersebut, Hasyimsyah mengapresiasi kunjungan Kapolda Sumut. Ia berharap komunikasi yang terjalin dapat memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Muhammadiyah dan Polri.
Ia menegaskan, Muhammadiyah siap berkontribusi dalam menjaga persatuan, merawat kerukunan antarumat beragama, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
Menurut Hasyimsyah, kolaborasi kedua pihak perlu diarahkan pada persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, termasuk pencegahan penyalahgunaan narkoba, penanggulangan intoleransi, dan penguatan kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan bangsa.
Sementara itu, Sonny Irawan menyebut silaturahmi tersebut sebagai bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus menjalankan program Kapolri bertajuk Polri Bersama Masyarakat.
“Sejak dilantik sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 1 Oktober lalu, kami berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah,” ujar Sonny.
Ia berharap Muhammadiyah terus menjadi mitra strategis kepolisian, terutama dalam membantu mencegah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, intoleransi, dan berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Kapolda menegaskan, pemeliharaan keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
“Menjaga keamanan dan kondusivitas Sumatera Utara merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Menurut Sonny, kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan juga penting untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat upaya pemeliharaan kamtibmas secara berkelanjutan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol silaturahmi, kemudian dilanjutkan dengan salat Asar berjamaah di musala Kantor PW Muhammadiyah Sumut.(AP/red)
































