MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menyerahkan secara simbolis dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) triwulan II 2025 dari Baznas Sumut, Rabu (9/7), di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan.
Baznas Sumut telah menghimpun Rp8 miliar ZIS hingga pertengahan tahun ini. Namun capaian itu masih jauh dari target tahun 2025 sebesar Rp28 miliar.
“Baznas berperan penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi Sumut. Kita harus dukung penuh ZIS ini,” tegas Wagub Surya.
Wagub menyebut, Pemprov Sumut saat ini menjadi penyumbang ZIS terbesar. Namun untuk mencapai target maksimal, dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen.
“Program Baznas sejalan dengan visi Kolaborasi Sumut Berkah. Mari kita dukung agar target bisa tercapai,” ujar Surya.
Ketua Baznas Sumut M. Hatta menjelaskan, potensi zakat tahunan di Sumut mencapai Rp8,8 triliun. Namun pencapaian tersebut tergantung pada tingkat partisipasi dan kepercayaan masyarakat.
“Kita targetkan Rp28 miliar tahun ini. Bila tercapai, dampaknya besar bagi ekonomi Sumut,” jelas Hatta.
Ia menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas Baznas untuk menjaga kepercayaan publik. Baznas Sumut menjalankan lima program utama: Sumut Takwa, Sumut Sehat, Sumut Cerdas, Sumut Peduli, dan Sumut Makmur.
Kegiatan penyaluran ZIS turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan bank dan perusahaan, serta para muzakki dan mustahik. Hadir pula perwakilan Baznas dari seluruh kabupaten/kota se-Sumut dan sejumlah OPD Pemprov.
Dengan distribusi ini, Baznas Sumut berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi ZIS sebagai instrumen pembangunan yang nyata dan berkelanjutan. (*)


































