Tradisi Barik’an Srigonco, Warisan Adat Penuh Makna dan Kebersamaan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 11:43 WIB

40729 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MALANG – Tradisi barik’an kembali digelar warga RT 13 Desa Srigonco, Kecamatan Bantur sebagai ungkapan syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan. Jum’at, (18/7/2025).

Kegiatan adat tahunan ini bukan sekadar ritual, tetapi juga cermin kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

Acara barik’an digelar secara gotong royong di halaman rumah warga. Rangkaian prosesi dimulai dengan membawa berbagai makanan hasil olahan rumah tangga, lalu dikumpulkan, didoakan bersama, dan disantap secara berjamaah.

Tradisi ini menjadi ruang sakral yang mengikat warga dalam iklim kekeluargaan, kebersamaan, dan spiritualitas.

“Barik’an bukan sekadar makan bersama, melainkan cara kami menjaga hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama,” ujar salah satu tokoh warga.

Tradisi ini telah mengakar puluhan tahun di tengah masyarakat Srigonco. Nilai-nilai luhur seperti tolong-menolong, syukur kolektif, dan saling menghormati masih dijunjung tinggi dalam pelaksanaannya.

Bahkan dalam era modern, barik’an tetap eksis dan menjadi momen perekat sosial.

Kegiatan ini semakin semarak dengan kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Kelompok 58 Universitas Brawijaya.

Para mahasiswa tak hanya hadir sebagai tamu, tetapi turut berbaur, membantu persiapan, dan menyerap nilai budaya yang dijalankan warga.

“Kami sangat mengagumi tradisi barik’an ini. Ada nilai gotong royong, kebersamaan, dan spiritualitas yang sangat kuat,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Bagi warga, kehadiran generasi muda adalah harapan bahwa tradisi ini tak akan punah.

Sementara bagi mahasiswa, pengalaman mengikuti barik’an menjadi pelajaran nyata tentang pentingnya menjaga warisan budaya di tengah arus modernisasi.

Acara berlangsung lancar dan ditutup dengan makan bersama yang penuh kehangatan. Semangat gotong royong dan rasa syukur menyatu dalam barik’an, menjadikannya bukan hanya ritual tahunan, melainkan simbol ketahanan budaya lokal Desa Srigonco.(*)

 

Wartawan: Arifpin Setro /PR

Berita Terkait

Pemkab Malang Salurkan Bantuan Baznas di Bantur, Penerima Didorong Bangun Usaha Produktif
Haflah Akhirussanah YPI Nurul Huda Bantur Berlangsung Meriah, Lepas Siswa dan Peringati Haul Pendiri
TGDP II HPI Kabupaten Malang Ditutup, Cetak Pramuwisata Profesional untuk Dongkrak Pariwisata
Guru di Pamekasan Rasakan Manfaat TPG, Pembelajaran Makin Interaktif Berbasis Teknologi
Ritual Pasahat Horbo Lae-Lae Tu Dolok Pusuk Buhit Warnai Horas Samosir Fiesta 2026
Rakorwil PSI Jatim di Malang, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Desa
Diduga Terlibat Kasus Penculikan Anak, Tiga Penjual Pupuk Diamankan Warga Desa Srigonco
Tiba di Jawa Timur, Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar, Api Padam Setelah Lebih dari 4 Jam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Bawa Sabu 1,93 Gram, Pria 22 Tahun Diamankan Polsek Gunung Malela

Berita Terbaru