ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Drs. Ali Lubis, yang juga merupakan bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), mengimbau masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menahan emosi, khususnya saat aksi demo pada Senin (1/9/2025).
Gelombang unjuk rasa sebelumnya telah terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Aksi serupa dikabarkan juga akan berlangsung di Kota Pematangsiantar pada Senin besok.
Ali Lubis menegaskan bahwa masyarakat dipersilakan berunjuk rasa, namun harus dilakukan secara baik dan tertib. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan anarkis, perusakan, ataupun penjarahan yang dapat merusak persatuan bangsa.
“Mudah-mudahan kita semua dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Kami mendengar besok akan ada demo dari berbagai pihak. Atas nama MUI dan FKUB, kami mempersilakan berunjuk rasa, tetapi dengan cara yang baik. Jangan ada anarkis, jangan ada kerusakan, apalagi penjarahan yang bisa merusak bangsa ini,” tutur Ali Lubis.
Ia menambahkan bahwa Kota Pematangsiantar telah mendapat predikat sebagai kota paling rukun kelima di Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat serta pemerintah. Karena itu, penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan cara santun, arif, dan bijaksana.
“Kita sudah mendapat predikat kota toleransi kelima di Indonesia. Untuk sampai ke sini, ada dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Mari kita jaga bersama kota ini. Ajak teman-teman kita agar menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik,” katanya.
Ali Lubis juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba merusak rumah ibadah, fasilitas umum, maupun objek vital. “Jangan ada anarkis, jangan ada upaya melakukan kerusakan,” tegasnya. (Red)

































