ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Rapat paripurna DPRD Kota Pematangsiantar terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2025 terpaksa ditunda hingga Rabu, 24 September 2025.
Penundaan dilakukan karena rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang menjadi dasar pembahasan belum rampung.
Rapat yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/9/2025) pukul 10.00 WIB di Ruang Harungguan DPRD Kota Pematangsiantar molor hingga pukul 11.30 WIB.
Namun, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar tidak kunjung hadir, sehingga memicu kekecewaan anggota dewan.
Sekitar pukul 11.40 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, hadir untuk mewakili Wali Kota.
Namun, kehadirannya justru mendapat sorotan tajam dari sejumlah anggota DPRD yang menilai pemerintah daerah kurang serius menghadapi agenda strategis tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar, Hendra Pardede, menegaskan bahwa absennya kepala daerah dan minimnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir menunjukkan ketidakpedulian pemerintah.
“Hari ini sudah kita jadwalkan untuk rapat paripurna. Pemerintah daerah dan OPD sudah tahu, tapi wali kota tidak hadir dan hanya diwakilkan sekda. Mari kita lihat, di mana camat? Di mana kepala dinas? Apakah hanya segini yang datang? Padahal ini anggaran untuk mereka,” tegas Hendra dalam rapat.
Kepada awak media, Hendra menambahkan bahwa seharusnya rapat penting seperti pembahasan P-APBD dihadiri langsung oleh Wali Kota serta seluruh kepala OPD. Menurutnya, sikap abai tersebut bisa berdampak buruk terhadap tata kelola pemerintahan di Pematangsiantar.
“Ini membahas APBD 2025, seharusnya hadirlah. Kepala-kepala OPD ini seperti tidak mau tahu. Mau jadi apa kota ini kalau seperti ini? Kejadian seperti ini sudah sering, bagaimana bisa serius kalau terus terulang?” ujarnya.
Menanggapi kritik tersebut, Sekda Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, menyampaikan bahwa dirinya hadir karena mendapat perintah langsung dari Wali Kota yang berhalangan hadir akibat agenda lain.
“Berhubung Wali Kota sedang ada kegiatan lain, maka saya ditugaskan untuk menghadiri rapat paripurna ini,” ujarnya.
Junaedi juga berjanji akan mengingatkan jajaran OPD agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa.
“Kami akan mengingatkan supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Larsen/red)
































