Bupati Simalungun Bahas Revitalisasi Sekolah Pedalaman dengan Dirjen PAUD Dikdasmen di Jakarta

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 22:04 WIB

40173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun, Ueky Damanik, melakukan pertemuan penting dengan Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Gogot Suharwoto, di kantor Ditjen PAUD Dikdasmen, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025)

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun, Ueky Damanik, melakukan pertemuan penting dengan Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Gogot Suharwoto, di kantor Ditjen PAUD Dikdasmen, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025)

ATAPKOTA.COM, JAKARTA  – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan pertemuan penting dengan Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Gogot Suharwoto, di kantor Ditjen PAUD Dikdasmen, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Pertemuan itu membahas berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Simalungun, khususnya di wilayah pedalaman.

Bupati Simalungun didampingi Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun, Ueky Damanik, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui perbaikan infrastruktur, peningkatan kompetensi guru, serta pemerataan sarana belajar di seluruh wilayah.

“Kami berharap dukungan dari Ditjen PAUD Dikdasmen agar sekolah-sekolah di pedalaman mendapat prioritas revitalisasi. Bagaimana anak-anak bisa betah belajar kalau toilet saja tidak layak,” ujar Bupati Anton Achmad Saragih.

Bupati menekankan bahwa banyak sekolah di daerah terpencil masih kekurangan fasilitas dasar. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, terdapat 284 unit toilet sekolah yang rusak di jenjang SD dan SMP. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto menyampaikan respons positif dan berjanji akan menindaklanjuti prioritas pembangunan sarana sanitasi pendidikan di Simalungun.

“Bagaimana anak-anak bisa nyaman belajar kalau fasilitas dasar seperti toilet saja tidak tersedia,” tegas Gogot, menyoroti pentingnya lingkungan belajar yang sehat dan layak.

Selain membahas infrastruktur, Dirjen Gogot juga menekankan perlunya transformasi digital dalam pendidikan nasional. Ia menjelaskan bahwa Ditjen PAUD Dikdasmen kini tengah memperluas penerapan Digital Learning System untuk meningkatkan akses belajar di daerah terpencil.

“Digitalisasi pembelajaran adalah langkah penting agar anak-anak di pedalaman juga bisa menikmati kualitas pendidikan yang sama,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen PAUD Dikdasmen, Eko Susanto, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam melakukan pemetaan kebutuhan pendidikan secara menyeluruh.

“Langkah strategis ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Pemkab Simalungun menunjukkan komitmen nyata dalam membangun generasi berkualitas,” ujar Eko.

Pertemuan di Jakarta tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat guna mewujudkan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di pedalaman Simalungun. (RAP)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru