Warga Keluhkan Lampu Jalan hingga Sampah, Frans Sihaloho Serap Aspirasi di Reses II DPRD Siantar 2025

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:28 WIB

40709 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Partai Hanura, Frans Theodore Sihaloho, A.Md, melaksanakan reses ke II tahun 2025 di Jalan Jamu, Gang Rambe, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat.

Acara yang dibuka oleh moderator Fransico Sibarani itu dihadiri oleh Lurah Pardamean Sam Andre Situngkir, tokoh agama Ustad Muhammad Ridwan, dan Haji Ibrahim Lubis. Antusiasme warga cukup tinggi, terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan.

Dalam sambutannya, Frans Theodore Sihaloho menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar formalitas, melainkan sarana penting dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Kami akan kawal semua aspirasi ini hingga ke rapat paripurna agar pemerintah kota dapat menindaklanjutinya,” ujar Frans di hadapan warga.

Beberapa perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka. Sangkot, Ketua RT 02, mengeluhkan lampu jalan tanpa penerangan, drainase rusak yang menyebabkan banjir, serta penumpukan sampah di sekitar sungai.

Sementara itu, M. Awaludin mengusulkan pembangunan hidran untuk antisipasi kebakaran dan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil seperti pedagang jamu dan cilok. Ia juga berharap adanya layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga.

Menanggapi hal tersebut, Frans berkomitmen menindaklanjuti satu per satu aspirasi warga.

Ia menyebutkan perbaikan lampu jalan akan dilakukan bersama pihak kelurahan, sementara persoalan drainase akan dibahas di rapat paripurna agar ditangani dinas terkait.

Untuk masalah sampah, Frans mengatakan akan menjadikannya bagian dari sosialisasi perda pengelolaan lingkungan, sedangkan pembangunan hidran masih terkendala anggaran daerah.

Terkait modal usaha mikro, ia berjanji berkoordinasi dengan Komisi II DPRD yang membidangi perekonomian dan UMKM. Adapun untuk bidang kesehatan, Frans menjelaskan adanya program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap) yang sedang digodok bersama BPJS.

Lurah Sam Andre Situngkir turut menambahkan bahwa pihak kelurahan sudah menyediakan bak penampungan sampah di dekat jembatan Jalan Jambu, dan meminta kerja sama warga untuk menyediakan lahan tambahan bila ingin menambah titik penampungan.

Selain itu, Umum Tarigan, warga setempat, mengeluhkan kabel jaringan yang sering melorot dan putus, WC komunal senilai Rp400 juta yang tidak berfungsi, serta mengusulkan adanya program bapak/ibu asuh bagi anak kurang mampu.

Frans menanggapinya dengan menyarankan pembentukan kelompok CSR masyarakat yang diverifikasi kelurahan untuk membantu anak-anak tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya penataan jaringan kabel kota, bahkan membuka peluang menghadirkan investor.

Terkait WC komunal yang mangkrak, Frans memastikan hal itu akan dibahas di DPRD. Ia juga menyoroti pelayanan Puskesmas Pardamean yang dikeluhkan warga karena dinilai kurang ramah. “Kami akan sampaikan hal ini agar ada peningkatan kualitas layanan publik, terutama di bidang kesehatan,” katanya.

Kegiatan reses berlangsung akrab dan komunikatif, diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Muhammad Ridwan.

Frans menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat di lembaga DPRD agar benar-benar terwujud dalam kebijakan pembangunan kota. (Larsen/red)

Berita Terkait

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66, Kapolres Aceh Singkil Tegaskan Sinergi Polri dan Kejaksaan
Dewan Pers Kecam Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan, Tegaskan Bukan Bagian dari Kerja Jurnalistik
Dua Rumah Gandeng Terbakar di Pematangsiantar, Enam Mobil Damkar Dikerahkan
Dewan Pers Tegaskan Sertifikat Kompetensi Bukan Syarat Wartawan Mewawancarai Narasumber
Dewan Pers Evaluasi Organisasi Konstituen, Media dan Wartawan yang Langgar Etika Bisa Disanksi
Dewan Pers: Pengaduan terhadap Media Meningkat, Wartawan Diminta Tegakkan Kode Etik
Dewan Pers: Tanpa Regulasi Media Sosial, Profesi Jurnalis Terancam Tersingkir
PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:45 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66, Kapolres Aceh Singkil Tegaskan Sinergi Polri dan Kejaksaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:13 WIB

Dewan Pers Kecam Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan, Tegaskan Bukan Bagian dari Kerja Jurnalistik

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dua Rumah Gandeng Terbakar di Pematangsiantar, Enam Mobil Damkar Dikerahkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:26 WIB

Dewan Pers Tegaskan Sertifikat Kompetensi Bukan Syarat Wartawan Mewawancarai Narasumber

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:18 WIB

Dewan Pers Evaluasi Organisasi Konstituen, Media dan Wartawan yang Langgar Etika Bisa Disanksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:01 WIB

Dewan Pers: Tanpa Regulasi Media Sosial, Profesi Jurnalis Terancam Tersingkir

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:54 WIB

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:50 WIB

Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan

Berita Terbaru