Masih Banyak Warga Tanpa Rekening, Pemko Pematangsiantar Genjot Literasi Keuangan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:43 WIB

40258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si. pada kegiatan Road to Bulan Inklusi Keuangan Kota Pematangsiantar 2025, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (22/10/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si. pada kegiatan Road to Bulan Inklusi Keuangan Kota Pematangsiantar 2025, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (22/10/2025).

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Road to Bulan Inklusi Keuangan Kota Pematangsiantar Tahun 2025 diharapkan mampu memperluas wawasan dan pemahaman masyarakat, khususnya pelaku usaha. Hingga kini, masih banyak warga belum memiliki akses terhadap jasa keuangan, bahkan sebagian belum mempunyai rekening tabungan sama sekali.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si. pada kegiatan Road to Bulan Inklusi Keuangan Kota Pematangsiantar 2025, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (22/10/2025).

Wesly menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membuka akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, program ini juga meningkatkan pemahaman publik terhadap layanan jasa keuangan, memperluas literasi, serta mendorong pembukaan rekening dan penggunaan produk keuangan formal.

Menurutnya, dengan program yang berkesinambungan dan inovatif, Pemko Pematangsiantar berkomitmen meningkatkan indeks inklusi keuangan sesuai target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Pemerintah daerah bersama industri jasa keuangan dan seluruh pemangku kepentingan harus memperkuat sinergi, koordinasi, serta kolaborasi agar percepatan pertumbuhan indeks inklusi keuangan tercapai,” tegas Wesly.

Ia menambahkan, keberpihakan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kebijakan utama. Melalui pembiayaan yang tepat, pelaku usaha diharapkan lebih mudah mengembangkan aktivitas ekonomi secara mandiri.

“Masih banyak masyarakat belum memiliki akses keuangan. Ketika sebagian sudah bertransaksi secara nontunai, sebagian lainnya justru tidak tersentuh layanan keuangan sama sekali,” ujar Wesly.

Ia menekankan pentingnya literasi keuangan agar masyarakat mampu memilih dan menggunakan produk keuangan sesuai kebutuhan. “Akses keuangan harus mencakup perbankan, asuransi, investasi, hingga teknologi finansial,” tambahnya.

Wesly juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara, Bursa Efek Indonesia (BEI), serta seluruh lembaga perbankan dan nonbank yang berkontribusi meningkatkan inklusi keuangan di Pematangsiantar.

Sebelumnya, Kabag Perekonomian dan SDA, Sari Dewi Rizkiyani Damanik, S.STP., M.S.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk mendukung indikator akses keuangan daerah pada RPJMD 2025–2030.

Acara ini diikuti oleh pelaku UMKM ultra mikro, kelompok wanita tani, Gapoktan, lembaga jasa keuangan, Pegadaian, PT PNM, AAUI, dan PT BRI, serta sejumlah pimpinan OPD dan BUMD Kota Pematangsiantar. (Ilham/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru