ATAPKOTA, SUMATERA UTARA – SETARA Institute telah merilis peringkat kota toleran di Indonesia berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT) terbaru. Selasa, (27/05/2025).
Di Sumatera Utara, Pematangsiantar menduduki peringkat pertama sebagai kota toleran, disusul oleh Tebing Tinggi, Padang Sidempuan, Medan, Binjai, Tanjung Balai, Gunung Sitoli, dan Sibolga.
Berikut Peringkat Kota Toleran di Sumatera Utara yang dikutip laporan siaran pers SETARA Institute:
1. Pematangsiantar – Peringkat 1 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 5 Nasional dengan skor akhir 6,115.
2. Tebing Tinggi – Peringkat 2 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 33 Nasional dengan skor akhir 4,940.
3. Padang Sidempuan – Peringkat 3 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 43 Nasional dengan skor akhir 4,790.
4. Medan – Peringkat 4 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 47 Nasional dengan skor akhir 4,739.
5. Binjai – Peringkat 5 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 54 Nasional dengan skor akhir 4,673.
6. Tanjung Balai – Peringkat 6 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 55 Nasional dengan skor akhir 4,673.
7. Gunung Sitoli – Peringkat 7 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 75 Nasional dengan skor akhir 4,473.
8. Sibolga – Peringkat 8 Provinsi Sumatera Utara, Peringkat 81 Nasional dengan skor akhir 4,440.
Peringkat ini menunjukkan bahwa masih ada upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan toleransi di kota-kota Sumatera Utara. Namun, keberhasilan Pematangsiantar menjadi kota toleran terbaik di Sumatera Utara patut menjadi contoh bagi kota-kota lain.
Selain itu, Peringkat kota toleran ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan di kota-kota Sumatera Utara.
Dengan demikian, diharapkan kota-kota di Sumatera Utara dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam meningkatkan toleransi dan kerukunan.
Indeks Kota Toleran (IKT) merupakan sebuah indeks yang mengukur tingkat toleransi di kota-kota Indonesia berdasarkan beberapa indikator, seperti regulasi pemerintah kota, regulasi sosial, tindakan pemerintah, dan demografi sosio-keagamaan.
Dalam studi IKT 2024, SETARA Institute melakukan penghitungan kumulatif untuk mendapatkan skor rata-rata nasional pada Indeks Kota Toleran.
Rata-rata nasional pada tahun 2024 adalah nilai 4,92, yang menunjukkan bahwa toleransi di Indonesia cukup baik dan menunjukkan status improving berkelanjutan.(And)PR

































