PT Tanjung Raya Bendahara Dituding Tidak Berikan Plasma ke Masyarakat, Bupati Diminta Bertindak

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:26 WIB

40605 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA, ACEH TIMUR – Tim Satgasus Investigasi Badan Advokasi Indonesia meminta Bupati Aceh Timur dan dinas terkait untuk segera mengirim tim evaluasi ke perusahaan PT Tanjung Raya Bendahara yang beroperasi di bidang perkebunan kelapa sawit.

Perusahaan ini dituding tidak memberikan plasma kepada masyarakat sekitar meskipun izin Hak Guna Usaha (HGU) telah diperpanjang.

“Perusahaan memiliki kewajiban untuk memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan, termasuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” kata Razali, Ketua Tim Satgasus Investigasi Badan Advokasi Indonesia. “Namun, PT Tanjung Raya Bendahara terkesan mengabaikan kewajiban ini, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pengawasan lebih lanjut.”

Warga sekitar, Ajat, membenarkan bahwa perusahaan tidak memberikan plasma kepada masyarakat.

“Itu plasma yang seperti bapak tanyakan, gak ada di berikan plasma nya,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi, orang yang diduga sebagai Humas PT Tanjung Raya Bendahara, Ami, mengatakan,

“Hubungi manajemen nya aja bang.” Namun, saat tim awak media meminta nomor manajemen, Ami tidak mengirimkan nomor tersebut hingga berita ini diturunkan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keterbukaan perusahaan dalam memberikan informasi kepada publik.

Razali menambahkan bahwa perlu dipertimbangkan beberapa hal yang belum dipenuhi oleh PT Tanjung Raya Bendahara, seperti kewajiban perusahaan, peraturan perundang-undangan, dan dampak sosial dan lingkungan.

“Perlu diperiksa apakah perusahaan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait dengan plasma dan HGU,” ujarnya.(Tim)/PR

Berita Terkait

1.115 Warga Disebut Dukung Investasi, Tokoh Beutong Ateuh Sampaikan Aspirasi ke Komisi III DPR
Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
24 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Fasilitas SMAN 1 Pulau Banyak Memprihatinkan, Asrama Bak Sarang hantu
Kapolda Aceh Tekankan Perencanaan Polri Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Final Simpang Kanan Cup I 2026 Digelar Malam Ini, Empat Tim Berebut Gelar Juara
Jembatan Gantung Kendawi Capai 80 Persen, Ditargetkan Beroperasi 16 Agustus 2026
Wapres Gibran Spontan Singgah di SDN 11 Jangka, Sapa Siswa dan Tinjau Keluhan Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WIB

16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 23:17 WIB

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA

Selasa, 3 November 2026 - 22:22 WIB

Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Selasa, 3 November 2026 - 20:10 WIB

Bobby Nasution Tinjau Perkuatan Tanggul Sungai Wampu, Warga Diminta Awasi Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:34 WIB