ATAPKOTA, MALANG – Pemerintah Kecamatan Bantur menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Kekuatan Komunal Bagi Pelaku UMKM Kecamatan Bantur”, Bertempat di Pendopo Kecamatan Bantur, Kamis, (26/6/2025).
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pelaku UMKM, anggota legislatif, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.
FGD ini menghadirkan anggota DPRD Kabupaten Malang dari Kelompok 6, yakni Surya Hanta (Komisi 4), Sih Purwaningtyastuti, S.H. (Komisi 2), dan Agung Dwi Susanto (Komisi 3). Hadir pula perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM, Yuliati, S.H., M.Hum., Forkomcab Bantur, serta pengurus dan pelaku UMKM se-Kecamatan Bantur.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan partisipatif, para anggota DPRD menegaskan komitmen mereka untuk memperjuangkan kebijakan pro-UMKM. Mereka mendorong penguatan kelembagaan, kemudahan akses permodalan, pelatihan rutin, dan strategi pemasaran yang adaptif.
Surya Hanta mengajak pelaku usaha menjalin kolaborasi antar-UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan pasar. Sementara itu, Sih Purwaningtyastuti menekankan pentingnya legalitas usaha dan perlindungan hukum bagi UMKM. Agung Dwi Susanto mengajak para pelaku usaha memanfaatkan teknologi dan digitalisasi untuk memperluas jaringan usaha.
Dalam sesi penyusunan rekomendasi, peserta FGD menyepakati beberapa poin strategis, seperti :
- Pembentukan koperasi atau forum komunal UMKM sebagai sarana kerja sama dan distribusi produksi
- Penjadwalan pelatihan rutin dengan dukungan kecamatan dan OPD terkait
- DPRD berkomitmen mengawal program pemberdayaan UMKM dalam pembahasan anggaran daerah
- Penguatan brand lokal dan pemasaran digital agar produk UMKM Bantur mampu menembus pasar luas
Camat Bantur, Bayu Jatmiko, A.STP, M.Si., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif anggota DPRD dan pelaku UMKM. Ia berharap FGD ini menjadi agenda tahunan agar kolaborasi lintas sektor terus terbangun.
“Semangat kolaborasi ini penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat Bantur secara menyeluruh,” ungkap Bayu.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan testimoni dari pelaku UMKM. Mereka berharap pemerintah terus melakukan pendampingan secara konsisten agar UMKM di Bantur makin berkembang dan berdaya saing tinggi. (Arifpin Sastro)

































