KPK Geledah Rumdis PUPR Sumut, Uang 2,8 M dan Senjata Api di Temukan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 23:11 WIB

40238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang dan Senjata Api yang ditemukan oleh KPK. (Foto: Istimewa)

Uang dan Senjata Api yang ditemukan oleh KPK. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita perhatian publik. Tim penyidik menggeledah rumah Kadis PUPR Sumut nonaktif Topan Ginting (TOP) pada Rabu (2/7/2025), pasca operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi proyek jalan di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Dalam penggeledahan itu, penyidik KPK menemukan uang tunai 2,8 miliar dan dua jenis senjata api.

“Kami menemukan pistol baretta dengan tujuh butir amunisi dan senapan angin dengan dua pak peluru,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Budi menjelaskan, senjata api tersebut ditemukan di rumah pribadi Topan Ginting. KPK akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait legalitas kepemilikan senjata tersebut.

“Untuk asal-usul senpi, KPK akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Polri,” jelasnya.

Selain senjata api, KPK juga menyita uang tunai dalam 28 pak yang jika ditotal mencapai 2,8 miliar.

Topan Ginting diduga mengatur pemenang lelang proyek infrastruktur jalan untuk memperoleh keuntungan pribadi. Ia tidak sendirian. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, yakni:

  1. Topan Ginting (TOP) – Kadis PUPR Provinsi Sumut

  2. Rasuli Efendi Siregar (RES) – Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut

  3. Heliyanto (HEL) – PPK Satker PJN Wilayah I Sumut

  4. M. Akhirun Pilang (KIR) – Dirut PT DNG

  5. M. Rayhan Dulasmi Pilang (RAY) – Direktur PT RN

Budi Prasetyo menyebut, penggeledahan tidak hanya dilakukan di rumah pribadi Topan. Tim penyidik masih bergerak di beberapa titik penting di wilayah Sumatera Utara.

“Saat ini tim masih melakukan rangkaian penggeledahan di beberapa lokasi lain di Sumut,” jelasnya.

Kasus ini mencuat dari dugaan korupsi dalam proyek jalan di Kabupaten Mandailing Natal. Diduga, proyek tersebut dimanipulasi demi keuntungan pribadi dan kelompok.

Publik menanti KPK mengusut tuntas praktik korupsi yang melibatkan pejabat daerah dan pengusaha.(tim)

Berita Terkait

bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir
Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung
Prabowo dan El-Sisi Umumkan Empat Kesepakatan Kerja Sama Indonesia–Mesir
Kibaran Bendera dan Lambaian Tangan Warnai Penyambutan Presiden Mesir
Prabowo Dorong Kerja Sama Indonesia–Mesir Hasilkan Manfaat Nyata di Berbagai Sektor
El-Sisi Apresiasi Sambutan Indonesia, Dorong Kemitraan Strategis Lewat Proyek Nyata
Jet Tempur TNI AU Kawal Kedatangan Presiden Mesir, Pelajar Kibarkan Bendera Indonesia dan Mesir
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Tiba di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:30 WIB

bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Wakil Bupati Asahan Buka PORKAB KORPRI 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Berita Terbaru