ATAPKOTA.COM, MALANG – Upaya mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kali ini, Kementerian Agama Kabupaten Malang melalui Rakhmat Hidayat, S.H., M.Si., menggelar sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM di wilayah Kecamatan Bantur.
Kegiatan tersebut dilangsungkan pada Selasa (22/7/2025) di Pesantren Tani Indonesia, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Pesantren ini diasuh oleh KH. Ali Usman, S.Pd., M.Pd., dan berlokasi di RT 16 RW 04 Dusun Tunjungsari.
Dalam sesi tersebut, pelaku UMKM mendapat pemahaman tentang pentingnya sertifikasi halal sebagai strategi peningkatan daya saing produk. Rakhmat Hidayat menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya soal pemenuhan syariat, tetapi juga nilai jual di pasar yang lebih luas.
“Dengan sertifikasi halal, produk UMKM memiliki nilai tambah dan lebih dipercaya. Apalagi konsumen muslim kini semakin sadar kehalalan produk,” ujarnya.
Sementara itu, KH. Ali Usman menyampaikan bahwa Pesantren Tani Indonesia berkomitmen menjadikan pesantren sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin pesantren tidak hanya mencetak santri berilmu, tetapi juga membina UMKM yang mandiri dan berdaya saing. Sertifikasi halal adalah langkah penting untuk itu,” jelasnya.
Pesantren Tani Indonesia selama ini dikenal aktif dalam pembinaan UMKM, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan produk berbasis kearifan lokal. Program sertifikasi halal ini menjadi bagian dari upaya menciptakan pelaku usaha yang siap bersaing di pasar nasional dan internasional.
Kolaborasi antara Kementerian Agama dan pesantren ini diharapkan bisa memperkuat ekosistem usaha mikro yang berbasis nilai keislaman dan kemandirian ekonomi umat.
Wartawan : Arifpin setro

































