Pemprov Sumut Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Putuskan Rantai Kemiskinan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 20:30 WIB

40292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Asren Nasution menjelaskan program Sekolah Rakyat, dalam Konferensi Pers bertema Memutus Mata Rantai Kemiskinan dan Perlindungan Kelompok Rentan, yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut, di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (13/10/2025).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Asren Nasution menjelaskan program Sekolah Rakyat, dalam Konferensi Pers bertema Memutus Mata Rantai Kemiskinan dan Perlindungan Kelompok Rentan, yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut, di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (13/10/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai langkah strategis mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Program ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat terbatas pada 4 Maret 2025.

Kepala Dinas Sosial Sumut, Asren Nasution, menjelaskan bahwa Presiden menugaskan seluruh daerah untuk mulai membangun Sekolah Rakyat pada periode 2025–2026. “Bapak Presiden telah mengarahkan agar pembangunan Sekolah Rakyat dilaksanakan mulai tahun ini,” ujar Asren dalam konferensi pers bertema Memutus Mata Rantai Kemiskinan dan Perlindungan Kelompok Rentan, di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (13/10/2025).

Ia memaparkan, target awal mencakup 100 sekolah dengan kapasitas 1.000 siswa per sekolah. Sekolah tersebut berkonsep asrama di atas lahan seluas 5–10 hektare, mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, pemerintah daerah diwajibkan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sekolah Rakyat.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Gubernur Sumut telah menerbitkan SK Nomor 188.44/321/KPTS/2025 tentang Satgas Pembentukan Sekolah Rakyat yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut dan melibatkan seluruh OPD. Sumut kini menjadi provinsi percontohan nasional dalam pelaksanaan program ini.

“Tahun ini pembangunan Sekolah Rakyat sudah dimulai di beberapa lokasi menggunakan aset pemerintah pusat dan daerah,” jelas Asren. Ia menegaskan, sekolah ini diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem, berprestasi, atau putus sekolah dengan izin orang tua.

Peserta wajib memenuhi kriteria Desil 1 dan 2, yaitu kategori masyarakat berpendapatan di bawah Rp700 ribu per kapita per bulan. “Kalau ditemukan anak putus sekolah di lingkungan sekitar, segera laporkan ke UPT Dinsos terdekat,” tegasnya.

Hingga kini, Sumut telah membangun enam Sekolah Rakyat dengan total 625 siswa dan 25 rombongan belajar. Lokasinya tersebar di Medan, Deli Serdang, Tebingtinggi, Padangsidimpuan, dan Tapanuli Selatan. Tahun 2026, pembangunan akan bertambah di lima kabupaten/kota lainnya.

Asren menegaskan, percepatan program ini menjadi upaya konkret menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan pendidikan masyarakat berpenghasilan rendah. “Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan, melainkan investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan,” pungkasnya. (RAP)

Berita Terkait

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi
Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital
Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas
Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah
Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang
Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu
Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:23 WIB

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 19:35 WIB

Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 18:20 WIB

Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital

Minggu, 19 April 2026 - 17:20 WIB

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 April 2026 - 14:09 WIB

Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu

Minggu, 19 April 2026 - 11:01 WIB

Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Minggu, 19 April 2026 - 10:20 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, UMKM dan Car Free Day Ramaikan Lapangan Merdeka

Berita Terbaru

4 pria terkait dugaan sabu di Barumun Tengah (Kiri atas), Berat sabu saat ditimbang (kanan), Barang bukti (Kiri bawah). Foto : Ist.

HUKUM & KRIMINAL

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:20 WIB

Suasana pertemuan Presiden Prabowo dengan para ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang.

NASIONAL

Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah

Minggu, 19 Apr 2026 - 14:09 WIB