ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memperkuat kontribusi sosial perusahaan melalui peningkatan kualitas pendidikan serta pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem yang menjadi penyangga kehidupan masyarakat.
Harapan itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Melati Sarnita, di ruang kerja Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Kota Medan, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama jajaran direksi PT Inalum untuk membahas penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan.
Dalam pertemuan itu, Surya mengusulkan agar program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Inalum lebih diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah sekitar kawasan Danau Toba.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah kebutuhan pendidikan yang belum dapat dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dapat didukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Perusahaan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui bantuan fasilitas pendidikan yang belum dapat dibiayai oleh APBD maupun APBN, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Surya.
Ia mencontohkan bantuan tersebut dapat berupa pembangunan laboratorium, penyediaan peralatan praktik, maupun fasilitas penunjang pendidikan lainnya yang dibutuhkan sekolah.
Selain sektor pendidikan, Surya juga berharap PT Inalum tetap memberikan prioritas kepada masyarakat sekitar dalam proses rekrutmen tenaga kerja, khususnya bagi warga di wilayah operasional perusahaan.
Ia mengenang, ketika mengajar di STM Budi Darma pada 1975, banyak alumninya yang memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang peleburan, pengolahan, dan hilirisasi aluminium tersebut.
Di bidang lingkungan hidup, Surya meminta PT Inalum terus memperkuat program konservasi, mulai dari penanaman pohon, perlindungan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, hingga upaya efisiensi penggunaan sumber daya air.
Menurutnya, keberlanjutan kawasan Danau Toba memiliki peran penting bagi keseimbangan ekosistem, ketersediaan air, serta aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Inalum, Melati Sarnita, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga kelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melati mengatakan perusahaan secara berkelanjutan menjalankan berbagai program konservasi, di antaranya penanaman pohon, pembibitan tanaman, pembangunan biopori dan sumur resapan, program sekolah peduli lingkungan, pencegahan kebakaran hutan, hingga pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati).
“Program penanaman pohon dilakukan secara bertahap di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba. Pada tahun ini kami menargetkan rehabilitasi seluas 500 hektare dengan jenis tanaman yang disesuaikan dengan kondisi lahan agar mampu menekan erosi, meningkatkan resapan air, dan memperluas tutupan vegetasi,” ujar Melati.(AP/red)

































