ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) membuka ruang penguatan kemitraan dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS), terutama dalam pengembangan investasi dan perdagangan. Kerja sama tersebut juga mencakup sejumlah sektor lain, mulai dari pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera Lisa Podolny bersama Kepala Bagian Politik Kedutaan Besar AS di Jakarta David Muehlke dan Kepala Bagian Kerja Sama Militer (Military Group) Kedutaan Besar AS di Jakarta Letkol Romelo Delos Santos di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (21/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Surya memaparkan posisi geografis Sumut yang berada di jalur strategis perdagangan internasional. Provinsi ini memiliki akses ke Selat Malaka dan Samudra Hindia yang dinilai dapat menjadi salah satu modal dalam mengembangkan hubungan perdagangan dan investasi.
Surya berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada pembahasan diplomatik, tetapi dapat menghasilkan peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat kemitraan strategis, membuka peluang investasi dan perdagangan baru, serta mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Amerika Serikat,” kata Surya.
Menurut Surya, sejumlah sektor berpotensi dikembangkan melalui kerja sama tersebut. Di antaranya perdagangan dan investasi, kemitraan dunia usaha, pendidikan tinggi, pengembangan SDM, penanganan bencana, serta hubungan antarmasyarakat.
Pemprov Sumut juga memperkenalkan sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi investasi, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan Kawasan Industri Medan (KIM).
Surya turut menyampaikan potensi komoditas perkebunan Sumut, seperti kelapa sawit, kopi, dan kemenyan.
Ia menjelaskan, KEK Sei Mangkei memiliki fasilitas pendukung kegiatan industri dan investasi. Kawasan tersebut juga memiliki konektivitas dengan Pelabuhan Kuala Tanjung dan jaringan jalan tol yang menghubungkan kawasan industri dengan sejumlah wilayah serta pelabuhan.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadi mitra yang terbuka, responsif, dan siap memperkuat kerja sama internasional yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Surya.
Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera Lisa Podolny mengapresiasi sambutan Pemprov Sumut. Ia menyebut telah mempelajari berbagai prioritas pembangunan Sumut sejak mulai menjalankan tugasnya pada Juli 2025.
Lisa mengatakan hubungan AS dengan Sumut telah berjalan di sejumlah bidang, salah satunya pendidikan.
Menurut Lisa, EducationUSA melalui Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyediakan layanan konsultasi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat.
Kerja sama pendidikan juga berlangsung dengan Universitas Negeri Medan (UNIMED) melalui program English Language Fellow. Program tersebut memberikan dukungan pengembangan metode pengajaran bahasa Inggris kepada guru.
Lisa juga menyebut adanya program beasiswa mikro ACCESS yang bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU). Program tersebut ditujukan untuk membantu siswa sekolah menengah meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
“Kerja sama juga telah terjalin dengan USU melalui beasiswa mikro ACCESS yang memberikan kesempatan kepada siswa sekolah menengah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris,” kata Lisa.
Selain pendidikan, Lisa menyampaikan adanya kerja sama di bidang kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana melalui Pacific Partnership.
Program tersebut merupakan kegiatan bantuan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana multinasional yang melibatkan Angkatan Laut Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut pernah singgah di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
“Baru-baru ini juga ada kerja sama melalui Pacific Partnership, yaitu misi bantuan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana multinasional yang singgah di Sibolga dan Tapanuli Tengah,” ujar Lisa.
Menurut Lisa, berbagai program tersebut menjadi bagian dari hubungan kerja sama antara Amerika Serikat dan Indonesia, termasuk dengan Sumatera Utara.
Pertemuan dengan Pemprov Sumut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian akhir masa tugas Lisa Podolny sebagai Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera.(AP/red)
































