ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah, bergerak cepat meninjau lokasi longsor yang memutus akses jalan provinsi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Peninjauan lapangan pada Kamis (23/10/2025) itu menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan dan kepentingan masyarakat. Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab dalam menjaga infrastruktur strategis agar tetap berfungsi optimal.
Ruas jalan yang putus tersebut merupakan jalur vital penghubung antara Kecamatan Raya dan Kecamatan Raya Kahean. Lokasinya berada di Dusun VI Buttu Ganjang, Nagori Siporkas, Kecamatan Raya. Akibat longsor yang terjadi sejak Februari lalu, aktivitas warga sempat terhenti total karena badan jalan tergerus hujan deras.
Camat Raya, Septiaman Purba, menjelaskan bahwa sebelum adanya penanganan resmi, masyarakat bersama pihak kecamatan telah berupaya membuat jalan darurat melalui gotong royong. Namun, upaya tersebut belum memadai.
“Atas perintah Bapak Bupati, kami langsung turun ke lapangan. Dinas PUTR Simalungun mengirim dua dump truck dan satu alat berat,” kata Septiaman.
Ia menambahkan, Dinas PUTR Provinsi kemudian menurunkan satu dump truck dan satu alat berat tambahan.
“Dengan semangat gotong royong, kami bersama warga akhirnya berhasil membuka jalan darurat. Kini kendaraan roda empat hingga tiga ton sudah bisa melintas,” ujarnya.
Bupati Anton Saragih mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam penanganan darurat itu. Ia berharap jalan darurat tersebut mampu memulihkan sementara aktivitas warga hingga perbaikan permanen dilakukan oleh Pemprov Sumut pada Januari mendatang.
Dalam kesempatan itu, Deli Saragih, warga Nagori Durian Banggal, menyampaikan keluhan terkait sulitnya memasarkan hasil panen akibat putusnya akses jalan.
“Kami mohon perhatian, Pak,” ucapnya penuh harap.
Menanggapi hal itu, Bupati langsung memerintahkan Kepala Dinas PUTR, Hotbinson Damanik, untuk segera menurunkan alat berat dan mempercepat perbaikan jalan sementara.
“Segera tindaklanjuti dan laporkan ke provinsi, karena ini jalan provinsi,” tegas Bupati.
Peninjauan ini menegaskan keseriusan Pemkab Simalungun dalam menangani dampak bencana alam dan menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap perbaikan permanen dapat segera terealisasi agar akses transportasi dan kegiatan ekonomi warga kembali normal. (RS/red)

































