ATAPKOTA.COM, SUMUT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi. Ia menantang seluruh rumah sakit di Sumut untuk menghapus alasan klasik “kamar penuh” yang kerap menjadi hambatan bagi pasien kurang mampu.
Bobby menyampaikan pesan itu saat meluncurkan Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, Senin (29/9/2025). Ia meminta kepala daerah memastikan tidak ada lagi fasilitas kesehatan yang menolak pasien dengan alasan ketersediaan kamar.
“Tidak ada alasan penuh. Kalau kelas tiga penuh, naikkan ke kelas dua tanpa biaya tambahan. Kalau kelas dua juga penuh, naik ke kelas satu. Tidak boleh ada pasien ditolak,” tegas Bobby.
Program UHC Sumut Berkah merupakan langkah nyata Pemprov Sumut dalam memastikan setiap warga mendapat layanan kesehatan gratis. Kebijakan ini, menurut Pengamat Kesehatan Sumut Dr. Destanul Aulia, M.Kes., mencerminkan keberpihakan gubernur terhadap kelompok rentan dan miskin.
Destanul menjelaskan, program tersebut bukan sekadar peningkatan angka kepesertaan, melainkan perwujudan hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan layak. Ia menilai langkah Bobby meminta rumah sakit menyediakan minimal 30% kamar kelas III adalah strategi berani dan berpihak pada rakyat kecil.
“Ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Rumah sakit, baik negeri maupun swasta, memiliki tanggung jawab sosial untuk memastikan tidak ada warga tertinggal,” ujar Ketua IAKMI Sumut itu.
Ia menambahkan, penelitian BPJS Kesehatan tahun 2022 menunjukkan peningkatan ketersediaan kamar kelas III mampu menurunkan penolakan pasien JKN hingga 27%. Karena itu, kebijakan Bobby harus dijalankan dengan kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Destanul menegaskan, Sumatera Utara berpeluang menjadi model provinsi dengan sistem kesehatan adil dan berkeadilan sosial jika rumah sakit melaksanakan instruksi gubernur secara konsisten. (AK1)


































