Pembongkaran Gedung IV Pasar Horas Capai 22 Hari, 61 Fondasi Sudah Dirobohkan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 14:46 WIB

40250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pasar horas hari ke-22.

Kondisi Pasar horas hari ke-22.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Proses pembongkaran Gedung IV Pasar Horas di Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, terus berlanjut. Hingga Sabtu (1/11/2025), pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Sihujur Jaya itu telah memasuki hari ke-22 dan berfokus pada pembongkaran fondasi gedung dari dalam tanah.

“Sudah dibongkar 61 fondasi dari total 91 fondasi,” ujar Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar, Henry Jhon Musa Silalahi, S.T., M.Eng., Sabtu sore (1/11/2025).

Musa—sapaan akrab Henry Jhon Musa Silalahi—menjelaskan, pembersihan material bongkaran di lokasi telah mencapai sekitar 55 persen dari total volume bongkaran. Ia menyebut, pengangkutan material dilakukan setiap hari dengan volume 35–40 trip per hari.

“Jarak tempat pembuangan cukup jauh dari lokasi, sehingga memakan waktu dan menyebabkan sedikit keterlambatan,” jelasnya.

Menurut Musa, kegiatan bongkar muat material dilakukan setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Ia menegaskan, Pemerintah Kota telah menargetkan agar lokasi bekas bangunan sudah bersih dan siap digunakan pada 8 November 2025.

“Kami berharap masyarakat tetap sabar agar tahap selanjutnya, yaitu pembangunan kios darurat, dapat segera dimulai dan memberikan manfaat bagi para pedagang,” kata Musa.

Gedung IV Pasar Horas dirobohkan karena dinilai tidak layak digunakan setelah mengalami kebakaran tahun lalu. Sejak kejadian itu, para pedagang yang sebelumnya berjualan di gedung tersebut diizinkan berdagang di tepi Jalan Merdeka, tepat di depan gedung. Namun, saat proses pembongkaran dimulai, mereka direlokasi sementara ke Jalan Merdeka Bawah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pematangsiantar menata ulang kawasan perdagangan agar lebih aman, tertib, dan layak bagi kegiatan ekonomi rakyat. (Ilham/red)

Berita Terkait

Terima Audiensi IPSM, Rico Waas Tekankan Peran Organisasi Sosial Harus Berdampak bagi Masyarakat
Pemkab Simalungun Dukung Investasi Cable Car Danau Toba, Tunggu Kepastian Status Lahan 14 Hektare
Diduga Bawa Sabu 9,05 Gram, Pria Asal Aceh Diamankan Satresnarkoba Polres Pematangsiantar
Pemprov Sumut Dorong Inalum Perkuat Pendidikan dan Konservasi Lingkungan di Kawasan Danau Toba
Dua Ruko Terbakar di Simalungun, Polisi Terbitkan Imbauan Pencegahan Kebakaran Akibat Instalasi Listrik
PD AIJ Sumut Targetkan Setor PAD pada 2026, Genjot Bisnis Percetakan, Aset, dan Videotron
Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Juang ’45 saat Pelantikan DHD 45 Sumut
Tragedi Balita Tertimpa Kayu di Simalungun, Satreskrim Ingatkan Pentingnya Prosedur Keselamatan Bongkar Muat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Terima Audiensi IPSM, Rico Waas Tekankan Peran Organisasi Sosial Harus Berdampak bagi Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Simalungun Dukung Investasi Cable Car Danau Toba, Tunggu Kepastian Status Lahan 14 Hektare

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Diduga Bawa Sabu 9,05 Gram, Pria Asal Aceh Diamankan Satresnarkoba Polres Pematangsiantar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Pemprov Sumut Dorong Inalum Perkuat Pendidikan dan Konservasi Lingkungan di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Dua Ruko Terbakar di Simalungun, Polisi Terbitkan Imbauan Pencegahan Kebakaran Akibat Instalasi Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Juang ’45 saat Pelantikan DHD 45 Sumut

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Tragedi Balita Tertimpa Kayu di Simalungun, Satreskrim Ingatkan Pentingnya Prosedur Keselamatan Bongkar Muat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Buron hingga Riau, Terduga Pelaku Pencurian Uang Perusahaan Ditangkap Polisi

Berita Terbaru