ATAPKOTA.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya percepatan pembangunan di Tanah Papua yang dilakukan dengan kecepatan dan inovasi berlipat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Wapres saat memimpin Rapat Pleno Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) di Aula Kasuari, Gedung Keuangan Negara Manokwari, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (4/11/2025). Rapat tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan Papua dilakukan secara konkret, terukur, dan berkeadilan. Presiden juga menegaskan bahwa Papua merupakan prioritas pembangunan nasional dengan fokus pada kesejahteraan rakyat dan pelibatan aktif Orang Asli Papua (OAP) dalam setiap program pemerintah.
“Sekarang sudah ada dua lembaga. Saya minta kecepatan pembangunan harus dua kali lipat, inovasi kebijakan juga dua kali lipat, dan manfaat nyata bagi masyarakat pun harus dua kali lipat,” tegas Gibran.
Ia menambahkan, keberadaan BP3OKP dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor. “Kedua lembaga ini bersifat saling melengkapi, saling memperkuat, dan menjadi bukti keseriusan Presiden dalam mempercepat pembangunan Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Wamendagri Ribka Haluk menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wapres dan Ibu Selvi Ananda di Tanah Papua. “Ini kehormatan besar bagi masyarakat dari enam provinsi di Tanah Papua. Kehadiran Bapak Wapres dan Ibu menjadi penyemangat baru bagi kami,” katanya.
Rapat Pleno dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Ketua Komite Eksekutif Velix Vernando Wanggai, serta para anggota komite seperti John Wempi Wetipo, Paulus Waterpauw, dan Gracia Josaphat Jobel Mambrasar.
Selain itu, hadir pula anggota BP3OKP dari enam provinsi di Tanah Papua, perwakilan sekretariat, serta jajaran pejabat dari Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.

































