Bara JP Apresiasi Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 16:52 WIB

40288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya atas penetapan delapan tersangka dalam kasus dugaan penyebaran informasi palsu terkait ijazah Presiden Joko Widodo.

Kedelapan tersangka tersebut berinisial ES, KTR, DHL, RE, MRF, RS, RHS, dan TT. Menurut Bara JP, langkah tegas tersebut menunjukkan bahwa hukum menjadi batas tegas antara kebebasan berekspresi dan pelanggaran pidana.

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, menilai penetapan tersangka ini merupakan langkah penting dalam menyelamatkan bangsa dari budaya kritik destruktif yang mengikis etika demokrasi.

“Kebebasan berpendapat tidak boleh diterjemahkan sebagai lisensi untuk memproduksi fitnah, berita bohong, atau manipulasi data terhadap pemimpin negara. Apalagi, keaslian ijazah Presiden sudah dibuktikan resmi oleh UGM,” ujar Ansanay.

Menurutnya, dalam demokrasi yang sehat, kritik terhadap kebijakan pemerintah adalah hal yang wajar, namun harus diiringi fakta, etika, dan tanggung jawab. Kritik yang berbasis kebohongan, katanya, justru melanggar UU ITE dan KUHP karena masuk ranah fitnah dan pencemaran nama baik.

Bara JP menilai, proses hukum yang dijalankan aparat kepolisian sejalan dengan TAP MPR No. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa, yang menekankan pentingnya kejujuran, amanah, dan tanggung jawab dalam menyampaikan pendapat.

“Kami percaya penanganan perkara ini murni merupakan proses hukum profesional dan transparan, bukan intervensi politik,” tambah Ansanay.

Dalam upaya menjaga kualitas demokrasi dan ruang publik yang sehat, Bara JP menyerukan kepada masyarakat untuk:

1. Mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan sebagai bentuk penegakan supremasi hukum.

2. Meningkatkan literasi digital dengan membiasakan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

3. Membangun budaya kritik yang konstruktif, yakni berorientasi pada perbaikan kebijakan, bukan serangan personal atau fitnah.

“Kami mengapresiasi upaya Polri dalam menjaga ruang publik dari disinformasi. Inilah saatnya bersama-sama menyelamatkan wajah demokrasi Indonesia dari narasi-narasi destruktif dan kembali fokus pada pembangunan,” tutup Ansanay. (AK1)

Berita Terkait

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura
Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga
Api Anantakupa Tak Kunjung Padam, 250 Alumni Eks Departemen Penerangan Reuni di Medan
Dinilai Berprestasi, Dr. Sarmedi Purba Dukung Prof. Sarintan Damanik Dua Periode Memimpin USI
Piala Soeratin Sumut 2026 di Pematangsiantar, PSSI Toba Andalkan Soposurung FC dan Halilintar FC
DLH Labuhanbatu Edukasi Pengelolaan Sampah di Rumah Ibadah, Tong Sampah Dibagikan Gratis
Dana Kelurahan 2026 Bangun Jalan Rabat Beton 85 Meter di Ladang Bambu Medan
Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Api Anantakupa Tak Kunjung Padam, 250 Alumni Eks Departemen Penerangan Reuni di Medan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Dinilai Berprestasi, Dr. Sarmedi Purba Dukung Prof. Sarintan Damanik Dua Periode Memimpin USI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Piala Soeratin Sumut 2026 di Pematangsiantar, PSSI Toba Andalkan Soposurung FC dan Halilintar FC

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Dana Kelurahan 2026 Bangun Jalan Rabat Beton 85 Meter di Ladang Bambu Medan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Pemprov Sumut Raih Anugerah Pemerataan Pembangunan, Bobby Nasution: Kami Pelayan Masyarakat

Berita Terbaru