Pemprov Sumut Perketat Pengawasan MBG untuk Cegah Kasus Keracunan di Sekolah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 17:35 WIB

40235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait upaya mitigasi dan pengawasan terhadap potensi kasus keracunan yang diduga disebabkan oleh konsumsi Makanan Bergizi (MBG) bagi anak sekolah. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut ini berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Kota Medan, Senin (10/11/2025).

Dinas Kesehatan Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait upaya mitigasi dan pengawasan terhadap potensi kasus keracunan yang diduga disebabkan oleh konsumsi Makanan Bergizi (MBG) bagi anak sekolah. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut ini berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Kota Medan, Senin (10/11/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat langkah mitigasi dan pengawasan terhadap potensi kasus keracunan akibat konsumsi Makanan Bergizi (MBG) di sekolah. Upaya ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga keamanan pangan sekolah dan memastikan higienitas di setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (10/11/2025). Kegiatan itu dihadiri sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Sumut, Novita R Saragih, menjelaskan bahwa sekitar 30 persen laporan keracunan makanan di Sumut berasal dari SPPG. Dari jumlah itu, empat kasus terjadi di lingkungan sekolah, seperti di Lubuk Pakam dan Laguboti.

“Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Hingga kini, sebagian besar kasus hanya menunjukkan gejala ringan seperti mual dan pusing,” ujar Novita.

Menurutnya, Dinkes Sumut telah berkoordinasi dengan Puskesmas dan BBPOM untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan penyebab keracunan. “Kami terus menguji higienitas penyedia pangan sekolah serta bahan makanan yang digunakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Medan Mojaza Sirait mengungkapkan hasil uji laboratorium menunjukkan adanya mikroba seperti Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

“Sebagian besar masalah muncul karena rendahnya kebersihan dalam proses pengolahan makanan, baik dari tangan petugas, bahan baku, maupun metode memasak yang belum sesuai standar,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, BBPOM Medan telah memberikan pelatihan bagi petugas SPPG mengenai produksi pangan massal dan memperketat pengawasan dapur pengolahan. Lembaga itu juga menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan yang ketat.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak menegaskan bahwa pihaknya tetap menargetkan kecukupan gizi sebesar 2.100 kalori per porsi MBG untuk setiap anak sekolah.

“Target gizi harus tercapai tanpa mengabaikan kebersihan dan keamanan pangan,” ujarnya.

Donal menambahkan, KPPG telah melatih petugas SPPG secara komprehensif, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, kebersihan alat dan air, hingga pengelolaan limbah. “Semua SOP wajib dipatuhi agar MBG aman, bergizi, dan layak konsumsi bagi peserta didik,” tegasnya. (AK1)

Berita Terkait

Polda Sumut Kerahkan 905 Personel Amankan Hari Kelima ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Deli Serdang
Usai Perampokan Toko Emas, Pedagang Pasar Horas Desak Polisi Bertindak Cepat
Rapat Dipimpin Andrew T. Panjaitan, Panitia Muscab III PJS Pematangsiantar Resmi Dibentuk
Mantan Pacar Dilaporkan ke Polres Sergai atas Dugaan Sebar Konten Asusila Tanpa Izin
Bandar Sabu di Bagan Deli Ditangkap, Polisi Sita Senapan Angin dan Uang 15,7 Juta
Polda Sumut Kerahkan Polsatwa K-9 Amankan ASEAN U-19 Boys Championship 2026
Polsek Bandar Huluan Makamkan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas, Hasil Autopsi Tak Temukan Tanda Kekerasan
Hadiri Pelantikan Panitia GAMKI, Wesly Silalahi Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Kebangsaan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:55 WIB

Polda Sumut Kerahkan 905 Personel Amankan Hari Kelima ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Deli Serdang

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:43 WIB

Usai Perampokan Toko Emas, Pedagang Pasar Horas Desak Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:19 WIB

Rapat Dipimpin Andrew T. Panjaitan, Panitia Muscab III PJS Pematangsiantar Resmi Dibentuk

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:30 WIB

Mantan Pacar Dilaporkan ke Polres Sergai atas Dugaan Sebar Konten Asusila Tanpa Izin

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bandar Sabu di Bagan Deli Ditangkap, Polisi Sita Senapan Angin dan Uang 15,7 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

Polsek Bandar Huluan Makamkan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas, Hasil Autopsi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:52 WIB

Hadiri Pelantikan Panitia GAMKI, Wesly Silalahi Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Kebangsaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:06 WIB

Prabowo Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Penyelewengan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru