Dari Merpati Putih hingga Drone Dipamerkan TNI di Hadapan Prabowo dan Raja Abdullah II

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 16:00 WIB

40251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menyaksikan langsung demonstrasi kemampuan drone kolaborasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Yordania di Lapangan Tembak Djamsuri AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 15 November 2025. Foto: BPMI Setpres

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menyaksikan langsung demonstrasi kemampuan drone kolaborasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Yordania di Lapangan Tembak Djamsuri AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 15 November 2025. Foto: BPMI Setpres

ATAPKOTA.COM – Suasana penuh kebanggaan terasa kuat di Lapangan Tembak Djamsuri AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menyaksikan demonstrasi kemampuan prajurit TNI pada Sabtu, 15 November 2025. Kehadiran dua kepala negara itu membuat para prajurit menganggap momen tersebut sebagai pengalaman berharga sekaligus kesempatan langka dalam perjalanan karier mereka.

Mayjen TNI Yudha Airlangga, Komandan Komando Operasi Khusus TNI, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersusun secara menyeluruh, mulai dari penyambutan hingga pertunjukan kemampuan tempur. Ia menyebut bahwa TNI menampilkan latihan bela diri Merpati Putih yang menjadi bagian dari warisan bela diri bangsa, kemudian berlanjut dengan demonstrasi tactical drone hasil kolaborasi TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania.

Demonstrasi drone menjadi bagian yang paling dinanti karena menampilkan kecanggihan teknologi yang sedang dikembangkan kedua negara. Letkol Inf Petrus Paramayudo Prabowo, Danden Lap Paspampres, menjelaskan bahwa sesi tersebut menggambarkan simulasi taktis yang memadukan kekuatan udara dan darat. Ia merinci bahwa demonstrasi tersebut menampilkan drone fiber optik yang mampu mengatasi gangguan jammer, drone kamikaze, drone breaching untuk membuka pintu dalam operasi darat, serta drone pengintaian dan drone pembawa muatan termasuk bahan peledak.

Latihan gabungan ini melibatkan 50 personel. TNI menurunkan 38 prajurit lintas matra, termasuk komponen cadangan, sedangkan Yordania mengirimkan 12 prajurit terbaik mereka. Kolaborasi ini tidak berlangsung spontan karena sebelumnya TNI telah mengirim prajurit ke Yordania untuk mempelajari teknologi drone selama dua bulan. Setelah kembali, latihan dilanjutkan melalui kehadiran prajurit Yordania di Indonesia, kemudian keduanya berlatih intensif selama tiga hari menjelang demonstrasi.

Mayjen Yudha menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan berkembang ke arah yang lebih strategis, terutama dalam aspek geopolitik, geokonomi, dan geostrategis. Di sisi lain, Letkol Petrus melihat bahwa latihan gabungan ini membuka wawasan prajurit, memperluas pemahaman budaya, serta mempercepat adopsi teknologi drone untuk mendukung modernisasi TNI.

Bagi para prajurit, tampil di hadapan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menjadi kehormatan besar. Mereka menilai kesempatan tersebut tidak ternilai dan mungkin tidak akan terulang. (AK1)

Berita Terkait

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi
Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI
Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar
Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan
Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah
Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah

Senin, 20 April 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:30 WIB

Pemprov Sumut Sebut Kericuhan Usai Pelantikan KA KAMMI Murni Urusan Internal, Pengamat Minta Evaluasi Penggunaan Aula Gubernur

Berita Terbaru