Menabur Kebenaran di Dunia yang Memuji Kepalsuan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 03:37 WIB

40178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi benih yang ditabur.

Ilustrasi benih yang ditabur.

ATAPKOTA.COM – Dunia modern sering memuji kepalsuan dan menawarkan berbagai jalan pintas yang tampak menguntungkan. Namun, Allah tetap memanggil umat-Nya untuk menabur kebenaran. Panggilan ini menuntut keberanian, karena banyak orang berharap memanen berkat, tetapi mereka justru menabur dosa. Mereka menanam ambisi pribadi, tetapi, ironisnya, ingin memanen kedamaian. Karena itu, umat percaya perlu kembali pada hukum rohani yang tidak pernah berubah: apa yang ditabur, itulah yang dituai.

Firman Tuhan menegaskan hal ini melalui Hosea 10:12 yang berbunyi: “Taburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah yang baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Tuhan.” Ayat ini mengingatkan kita bahwa menabur kebenaran berarti hidup selaras dengan kehendak-Nya. Tindakan ini menuntut integritas, terutama ketika dunia menganggap kejujuran sebagai kelemahan.

Walaupun buah kebenaran tidak muncul segera, proses pertumbuhan tetap bergerak. Benih itu akan menembus tanah, berakar, lalu bertumbuh. Dengan demikian, hasil akhirnya membawa damai sejahtera, sukacita sejati, dan pemeliharaan Tuhan yang tidak terganggu oleh keadaan. Sebaliknya, mereka yang menabur tipu daya mungkin menikmati hasil cepat, tetapi panen akhirnya selalu menimbulkan kerusakan dan kehilangan.

Karena itu, Tuhan mengajak umat-Nya membuka “tanah yang baru”. Langkah ini mencakup pembaruan hati, pembersihan motivasi, serta penataan ulang cara berpikir. Dengan hati seperti ini, kebenaran dapat bertumbuh subur, dan umat percaya dapat menikmati kasih setia Tuhan sebagai penuaian yang berlimpah.

Doa sederhana dapat menjadi langkah awal:
“Tuhan, tolong aku menjauhi segala tipu muslihat. Ajarlah aku menabur kebenaran, sehingga aku dapat memanen kasih setia-Mu. Amin.”

Oleh : Tim Redaksi atapkota.

Berita Terkait

Andrew Panjaitan, S.T. Terpilih Aklamasi Pimpin DPC PJS Kota Pematangsiantar
Andrew T. Panjaitan Nahkodai DPC PJS Kota Pematangsiantar, Siap Perkuat Integritas dan Profesionalisme Pers
Bupati Aceh Singkil Hadiri HLM Aceh 2026, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Sensus Ekonomi
Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Fokus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian
Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:15 WIB

Andrew Panjaitan, S.T. Terpilih Aklamasi Pimpin DPC PJS Kota Pematangsiantar

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:41 WIB

Andrew T. Panjaitan Nahkodai DPC PJS Kota Pematangsiantar, Siap Perkuat Integritas dan Profesionalisme Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 16:57 WIB

Bupati Aceh Singkil Hadiri HLM Aceh 2026, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Sensus Ekonomi

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIB

Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Fokus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa

Berita Terbaru