Pematangsiantar Tegaskan Semua OPD Wajib Terlibat dalam Penanganan Bencana

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:01 WIB

40135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Pemerintah Kota Pematangsiantar ikut menjalankan peran dan fungsinya saat terjadi bencana alam maupun non-alam. Karena itu, OPD yang tidak melaksanakan tugasnya akan mendapat tindakan tegas. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn melalui Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang saat membuka Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (09/12/2025).

Junaedi menegaskan bahwa dokumen kebencanaan bukan sebatas dokumen administrasi. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan harus memberikan masukan agar kajian risiko bencana tersusun komprehensif. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mitigasi.

“Kita harus mengidentifikasi lokasi yang mengalami bencana alam maupun non-alam dalam dua hingga tiga tahun terakhir,” ujarnya. Selain itu, ia menilai seluruh aspek harus terlibat karena bencana berpotensi menimbulkan kerugian material dan korban jiwa. Karena itu, risiko tinggi harus ditangani sejak awal agar tidak berkembang.

Junaedi kemudian mengkritisi kebiasaan penanganan bencana yang hanya melibatkan beberapa OPD seperti BPBD, Disdamkarmat, Dinsos P3A, dan Satpol PP. Padahal, Dinas Kesehatan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman juga memiliki peran penting. “Semua harus terintegrasi dan hadir di lapangan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa OPD yang tidak menjalankan fungsi dapat dikenai tindakan tegas. Selain itu, ia menilai peran relawan penting meskipun saat ini baru dimiliki BPBD, Disdamkarmat, dan Dinsos P3A. Dengan adanya kajian tersebut, ia berharap seluruh bentuk bencana dapat termitigasi.

Pada kesempatan itu, Junaedi mengingatkan agar Dinsos P3A dan BPBD tetap membuka posko bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Menurutnya, masyarakat masih ingin menyalurkan bantuan sehingga Pemerintah Kota perlu memfasilitasinya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Irfan SE MSi menjelaskan bahwa Konsultasi Publik Penyusunan Kajian Risiko Bencana 2025–2029 bertujuan memperoleh masukan para pemangku kepentingan terkait ancaman, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana di Kota Pematangsiantar. Dokumen tersebut, lanjutnya, akan menjadi dasar penyusunan kebijakan penanggulangan bencana serta perencanaan pembangunan daerah. (AK1)

Berita Terkait

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 20:35 WIB

Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terbaru