ATAPKOTA.COM, LANGKAT – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir terus ditunjukkan oleh Polisi Wanita (Polwan) Polda Sumatera Utara. Pada Senin, 15 Desember 2025, Polwan Polda Sumut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga terdampak banjir di wilayah hukum Polsek Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.
Penyaluran bantuan berlangsung di lokasi pengungsian rumah warga atas nama Desi Rahmadani, yang berada di Lingkungan Perdamaian, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Sumut, AKBP Debora M. Hutagaol, S.Si., yang didampingi Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H., bersama personel Polwan Polda Sumut dan Polwan Polres Langkat.
Berbagai kebutuhan pokok disalurkan kepada warga terdampak banjir, antara lain beras, air mineral, mi instan, susu, minyak goreng, biskuit, deterjen, serta pakaian layak pakai. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian akibat banjir.
Kapolres Langkat melalui Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan peran aktif Polwan Polda Sumut dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, kehadiran Polri dalam situasi darurat merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
“Bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta memberikan semangat bagi masyarakat yang terdampak banjir. Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanganan bencana,” ujar AKP Amrizal.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Masyarakat serta aparatur setempat menyambut kegiatan itu secara positif dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Polri terhadap warga terdampak banjir. (AP)


































