ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui tim patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, BNN, Kejaksaan, dan sejumlah instansi terkait menggelar patroli antinarkoba di sejumlah lokasi yang dinilai rawan peredaran narkotika dan kenakalan remaja di Kabupaten Asahan, Sabtu malam, 6 Juni 2026.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat. Apel dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Asahan, Budi Limbong, S.Sos.
Patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat dan Proyek Strategis Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/216/KPTS/2026.
Dalam arahannya, Moettaqien Hasrimi menegaskan bahwa peredaran narkoba dan aksi kenakalan remaja, termasuk geng motor, masih menjadi tantangan sosial yang memerlukan perhatian serius seluruh pihak.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, tingkat keamanan masyarakat, dan kemampuan menjaga generasi muda dari pengaruh negatif narkotika.
“Keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh kemampuan kita menjaga generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba dan berbagai bentuk penyimpangan sosial. Karena itu, patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan masa depan generasi penerus,” ujar Moettaqien.
Usai apel, tim gabungan bergerak menuju sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli. Lokasi yang diperiksa antara lain Karaoke Karunia, sebuah tempat hiburan di wilayah Kisaran, kemudian dilanjutkan ke salah satu warung tuak, tempat hiburan Star 7, Karaoke Virgo, serta Vegas Bistro & Karaoke.
Selain melakukan pemeriksaan dan pendataan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap sejumlah pengunjung dan pekerja di beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli.
Di salah satu warung tuak yang diperiksa, petugas melakukan tes urine terhadap empat pengunjung. Sementara di Star 7, pemeriksaan dilakukan terhadap dua pekerja. Selanjutnya, di Vegas Bistro & Karaoke, tes urine dilakukan terhadap tujuh pekerja.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim gabungan, seluruh sampel urine yang diuji menunjukkan hasil negatif dan tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika pada saat kegiatan berlangsung.
Patroli berlangsung hingga Minggu dini hari, 7 Juni 2026, dan berakhir sekitar pukul 01.57 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimi, mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi lintas instansi, serta tindakan yang sesuai dengan ketentuan hukum dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap patroli gabungan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, menekan angka kenakalan remaja, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (AP/red)
































