ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu mendorong kader PKK Kabupaten Deliserdang untuk menjadi pelopor sekaligus motivator kesehatan bagi perempuan usia subur, khususnya dalam upaya pencegahan kanker serviks.
Ajakan tersebut disampaikan Kahiyang Ayu saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Bahaya Kanker Serviks dan Upaya Pencegahan melalui Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) yang digelar di Aula Kantor Bupati Deliserdang, Rabu, 17 Desember 2025.
Dalam arahannya, Kahiyang Ayu menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat hingga ke tingkat keluarga.
“Kader PKK harus aktif menyosialisasikan manfaat Tes IVA kepada masyarakat. Lakukan pendekatan yang menyenangkan agar perempuan tidak merasa takut melakukan pemeriksaan. Jika hasilnya positif, bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Justru jika ditemukan lebih awal, penanganannya akan jauh lebih mudah,” ujar Kahiyang Ayu.
Menurutnya, kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman utama bagi perempuan Indonesia, selain kanker payudara yang juga memiliki angka penderita cukup tinggi. Oleh karena itu, keterlibatan kader PKK hingga ke akar rumput sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks.
Kahiyang Ayu juga menekankan pentingnya peran dan dukungan suami dalam menjaga kesehatan reproduksi istri. Ia menilai dukungan keluarga, khususnya suami, dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan perempuan serta berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan bahagia.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Deliserdang Jelita Asri Ludin Tambunan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian TP PKK Provinsi Sumatera Utara terhadap peningkatan kesehatan perempuan di Deliserdang.
Ia menilai kegiatan sosialisasi tersebut memberikan semangat baru bagi kader PKK desa dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan di bidang kesehatan masyarakat.
Jelita berharap melalui kegiatan ini, kapasitas dan pemahaman kader PKK semakin meningkat sehingga mampu menjadi motivator bagi perempuan usia subur untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan melakukan pemeriksaan sejak dini.
“Kami berharap sosialisasi ini menjadikan kader PKK sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Salah satu upaya pencegahan kanker serviks adalah melalui Tes IVA, yang merupakan metode sederhana dan efektif untuk deteksi dini,” jelas Jelita. (AP)

































