DWP Sumut Dukung Kesehatan Mental Generasi Muda melalui Seminar Edukatif

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:27 WIB

40159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara, Evi Novida Sulaiman Harahap  membuka Seminar bertema “Let’s Talk Mental Health: Kenali Stres, Cemas, dan Cara Mengelolanya” yang diselenggarakan di SMA Dharma Pancasila, Jalan Dr Manyur Blok C Nomor 17 Padang Bulan, Medan, Kamis (18/12/2025).

Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara, Evi Novida Sulaiman Harahap membuka Seminar bertema “Let’s Talk Mental Health: Kenali Stres, Cemas, dan Cara Mengelolanya” yang diselenggarakan di SMA Dharma Pancasila, Jalan Dr Manyur Blok C Nomor 17 Padang Bulan, Medan, Kamis (18/12/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui Seminar Kesehatan Mental bertema “Let’s Talk Mental Health: Kenali Stres, Cemas, dan Cara Mengelolanya”. Seminar digelar karena anak-anak dan remaja saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik di sekolah, keluarga, maupun pergaulan sosial.

Hal tersebut disampaikan Ketua DWP Sumut, Evi Novida Sulaiman Harahap, saat membuka seminar yang digelar di SMA Dharma Pancasila, Jalan Dr. Manyur Blok C Nomor 17, Padang Bulan, Medan, Kamis, 18 Desember 2025.

“DWP Provinsi Sumut berkomitmen mendukung generasi muda agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara mental dan emosional,” ujar Evi Novida.

Ia menambahkan, kesehatan mental merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan. Tekanan akademik, pengaruh media sosial, serta perubahan emosi pada masa pertumbuhan dapat memicu stres dan kecemasan jika tidak dikelola dengan baik.

Evi berharap kegiatan ini menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk mengenali perasaan diri sendiri, berani berbicara, dan memahami cara positif mengelola stres dan kecemasan.

“Jangan merasa sendiri saat menghadapi kesulitan. Berbicaralah dengan orangtua, guru, atau orang yang kalian percaya. Meminta bantuan bukan kelemahan, melainkan langkah awal menjadi pribadi lebih kuat dan sehat,” tambahnya.

Narasumber seminar, psikolog Indri Kemala Nasution, menjelaskan sejumlah tekanan yang biasa dihadapi remaja, seperti konflik dengan teman atau keluarga, ekspektasi diri dan lingkungan, tugas, ujian, serta tekanan akademik yang menimbulkan stres dan cemas.

“Stres adalah respons tubuh dan pikiran terhadap tekanan. Sedangkan cemas adalah perasaan khawatir atau takut berlebihan,” jelas Indri di hadapan para pelajar.

Ia menjelaskan ciri-ciri stres, antara lain mudah marah, sulit konsentrasi, sakit kepala atau perut, gangguan tidur, dan merasa lelah terus-menerus. Sementara ciri-ciri cemas mencakup jantung berdebar cepat, sulit bernapas, pikiran negatif berulang, takut gagal atau dinilai orang lain, dan menghindari situasi tertentu.

Indri kemudian membagikan tips mengelola stres dan cemas, termasuk relaksasi, tidur cukup, olahraga, mengurangi overthinking, dan mengatur waktu belajar.

“Jika stres dan cemas tidak juga hilang, silakan mencari bantuan kepada orangtua, guru BK, atau psikolog,” tutup Indri. (AP)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru