Tutup Kunjungan Hari Pertama di Wamena, Wapres Serap Aspirasi Pegiat Kopi dan UMKM Papua Pegunungan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:53 WIB

40250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM – Mengakhiri agenda hari pertama kunjungan kerja di Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan para pegiat kopi dan pelaku ekonomi kreatif di Café Dik’s, Wamena, Selasa malam, 13 Januari 2026.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai dan akrab tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini berperan aktif menggerakkan ekonomi kerakyatan di Papua Pegunungan.

Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal. Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah serta pemberdayaan UMKM sebagai pilar utama pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres berdialog dengan Asosiasi Petani dan Penggiat Kopi Papua Pegunungan (PPKPP) yang dipimpin Lemeus Franky Gombo. Asosiasi yang dibentuk pada 2022 ini bertujuan merangkul generasi muda Jayawijaya dan saat ini menaungi petani serta pegiat kopi dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.

Produk kopi yang dihasilkan para petani anggota PPKPP telah menorehkan prestasi internasional. Kopi Papua Pegunungan tercatat meraih penghargaan dalam kompetisi kopi di Australia dan diekspor secara rutin ke sejumlah negara, antara lain Belanda, Italia, Australia, dan Kanada. Volume ekspor mencapai sekitar dua ton per negara setiap dua bulan.

Usai pertemuan, Ketua PPKPP Franky Gombo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Presiden.

“Kami dari Asosiasi Petani dan Penggiat Kopi Papua Pegunungan merupakan representasi petani kopi di delapan kabupaten. Kunjungan Bapak Wakil Presiden membawa harapan besar, sukacita, dan semangat bagi masyarakat Papua, khususnya dalam penguatan UMKM,” ujarnya.

Menurut Franky, UMKM yang kuat akan berdampak langsung pada ketahanan ekonomi nasional. Ia menyebut asosiasi telah mengikuti berbagai ajang internasional dan memperoleh pengakuan sebagai kopi grade satu terbaik dunia.

“Permintaan pasar bisa mencapai 50 hingga 200 ton per minggu. Ini menjadi tantangan karena kami tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu kami menyampaikan kepada Bapak Wakil Presiden pentingnya kerja sama dari hulu ke hilir agar visi Presiden dan Wakil Presiden dapat diterjemahkan hingga ke daerah,” katanya.

Franky menambahkan bahwa dukungan yang dibutuhkan tidak hanya berupa bantuan alat produksi. Penguatan manajerial, pelatihan, serta pendampingan berkelanjutan juga dinilai sangat penting.

“Kami berharap ada pusat pelatihan dan pendampingan yang terus dimonitor, sehingga pengembangan UMKM dan kopi unggulan Papua Pegunungan benar-benar berkelanjutan,” harapnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir pengusaha dan pegiat kopi Papua Pegunungan Denny Jigibalom, pionir pengembangan Kopi Tiom dari Kabupaten Lanny Jaya. Denny dikenal konsisten mengembangkan kopi Arabika dataran tinggi Papua Pegunungan sejak 1995 dan menjadi inspirasi bagi generasi muda melalui penguatan ekonomi kerakyatan berbasis perkebunan kopi.

Hadir pula sejumlah pemuda yang tergabung dalam PPKPP, antara lain Kelion Jikwa, Adam Wandikbo, Yones Kilungga, Yanto Gombo, Ripa Tabuni, Piter Marian, Piter Wesapla, Yafet Bahabol, Yones Gombo, dan Piter Lodewik Sibur. (AP)

Berita Terkait

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66, Kapolres Aceh Singkil Tegaskan Sinergi Polri dan Kejaksaan
Dewan Pers Kecam Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan, Tegaskan Bukan Bagian dari Kerja Jurnalistik
Dua Rumah Gandeng Terbakar di Pematangsiantar, Enam Mobil Damkar Dikerahkan
Dewan Pers Tegaskan Sertifikat Kompetensi Bukan Syarat Wartawan Mewawancarai Narasumber
Dewan Pers Evaluasi Organisasi Konstituen, Media dan Wartawan yang Langgar Etika Bisa Disanksi
Dewan Pers: Pengaduan terhadap Media Meningkat, Wartawan Diminta Tegakkan Kode Etik
Dewan Pers: Tanpa Regulasi Media Sosial, Profesi Jurnalis Terancam Tersingkir
PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:45 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66, Kapolres Aceh Singkil Tegaskan Sinergi Polri dan Kejaksaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:13 WIB

Dewan Pers Kecam Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan, Tegaskan Bukan Bagian dari Kerja Jurnalistik

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dua Rumah Gandeng Terbakar di Pematangsiantar, Enam Mobil Damkar Dikerahkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:26 WIB

Dewan Pers Tegaskan Sertifikat Kompetensi Bukan Syarat Wartawan Mewawancarai Narasumber

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:18 WIB

Dewan Pers Evaluasi Organisasi Konstituen, Media dan Wartawan yang Langgar Etika Bisa Disanksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:01 WIB

Dewan Pers: Tanpa Regulasi Media Sosial, Profesi Jurnalis Terancam Tersingkir

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:54 WIB

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:50 WIB

Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan

Berita Terbaru