Pematangsiantar Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:12 WIB

40278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Komitmen Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi warganya kembali mendapat pengakuan nasional. Bersama BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar, Pemko Pematangsiantar meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 Kategori Pratama.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, mengatakan UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan keberpihakan pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang setara, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan.

“Universal Health Coverage bukan sekadar capaian angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warganya agar tetap sehat dan sejahtera,” ujar Ali Ghufron Mukti.

Pada UHC Award 2026, sebanyak 31 provinsi menerima penghargaan, antara lain Aceh, DKI Jakarta, Gorontalo, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, hingga Banten.

Selain tingkat provinsi, penghargaan juga diberikan kepada 397 kabupaten/kota di Indonesia, yang terbagi dalam 75 daerah kategori utama, 192 daerah kategori madya, dan 130 daerah kategori pratama, termasuk Kota Pematangsiantar.

Ali Ghufron Mukti menjelaskan, penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dan terukur, dengan indikator utama meliputi cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tingkat keaktifan peserta, pendaftaran penduduk pada segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah, serta kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025.

Untuk Kategori Pratama, pemerintah daerah diwajibkan mencapai cakupan kepesertaan minimal 98 persen dengan tingkat keaktifan minimal 80 persen. Sementara Kategori Madya dan Kategori Utama memiliki persyaratan yang lebih tinggi, termasuk proporsi pendaftaran penduduk oleh pemerintah daerah serta tingkat keaktifan peserta.

Menurut Ali, capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan cakupan jaminan kesehatan tercepat di dunia. Dalam kurun waktu sekitar satu dekade, Indonesia berhasil mencapai UHC melalui Program JKN dan kini menjadi rujukan internasional.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Transformasi layanan kesehatan terus kami dorong melalui pemanfaatan teknologi digital,” katanya.

UHC Award 2026, lanjut Ali, juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan Ketiga, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkesinambungan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar yang terus aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam meningkatkan kepesertaan JKN,” ujar Wesly.

Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama Pemko Pematangsiantar, sejalan dengan visi pembangunan daerah: Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. (AP)

Berita Terkait

2 PJU Baru di Jalan Tangki Gang Pancur Padam, Warga Minta Dinas PKP Lakukan Pemeriksaan
278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima
Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti
Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan
Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income
Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti
Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:24 WIB

2 PJU Baru di Jalan Tangki Gang Pancur Padam, Warga Minta Dinas PKP Lakukan Pemeriksaan

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIB

Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 17:56 WIB

Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 16:50 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Berita Terbaru