Di Balik Kunjungan Wagub, UHC Masih Diuji di RS Haji Medan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:36 WIB

40126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumut Surya mengunjungi Rumah Sakit Umum Haji Medan, Jalan RS Haji, Deliserdang,  Kamis (5/2/2026).

Wakil Gubernur Sumut Surya mengunjungi Rumah Sakit Umum Haji Medan, Jalan RS Haji, Deliserdang, Kamis (5/2/2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Haji Medan untuk meninjau langsung kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien penyakit katastropik seperti kanker, jantung, dan stroke, layanan yang menjadi tolok ukur keberhasilan Universal Health Coverage (UHC) di Sumatera Utara. Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Surya didampingi Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, Pelaksana Tugas Direktur RS Haji Medan Yulinda Elvi Nasution, serta jajaran direksi rumah sakit. Rombongan meninjau sejumlah pasien rawat inap dan berdialog langsung dengan pasien untuk menggali pengalaman mereka selama menjalani perawatan.

Salah satu pasien yang ditemui adalah Sulastri, penderita kanker payudara yang baru sehari sebelumnya menjalani operasi. Dirawat selama tiga hari, Sulastri menyampaikan pengalamannya langsung kepada Wagub Surya. Didampingi suaminya, ia diimbau untuk tetap mengikuti seluruh anjuran medis, termasuk disiplin mengonsumsi obat sesuai jadwal.

“Gimana ibu kondisinya? Sudah berapa lama dirawat di sini?” tanya Surya kepada Sulastri.

Surya juga berdialog dengan Elly, warga Medan Belawan, ibu dua anak yang menjalani perawatan kanker payudara selama empat hari menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Kedua pasien ini mencerminkan kelompok paling rentan dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional, pasien penyakit kronis dengan beban biaya tinggi dan masa perawatan panjang.

Surya menegaskan bahwa RS Haji Medan merupakan rumah sakit rujukan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. Karena itu, peningkatan kualitas layanan tidak boleh berhenti pada klaim administratif atau laporan internal semata.

“RS Haji Medan harus terus meningkatkan kualitas, karena menjadi rujukan regional. Saat ini sudah melayani kanker, jantung, dan stroke, tapi tantangannya adalah konsistensi mutu layanan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mengandung tantangan serius. Sebab, dalam praktik sistem kesehatan nasional, rumah sakit rujukan kerap dibebani lonjakan pasien tanpa diiringi pemerataan dokter spesialis, alat kesehatan mutakhir, dan sistem rujukan berjenjang yang disiplin. Kondisi ini berpotensi menurunkan mutu layanan, terutama bagi pasien BPJS yang masih sering menghadapi antrean panjang dan keterbatasan layanan subspesialistik.

Surya berharap implementasi Universal Health Coverage (UHC) di RS Haji Medan benar-benar menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan prioritas bagi seluruh lapisan masyarakat. UHC merupakan bagian dari visi dan misi Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur Surya yang kini menjadi kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Kami mendengar langsung dari pasien, pelayanannya sudah baik, dokter dan perawat ramah. Tapi ini tidak boleh membuat kita cepat puas,” kata Surya.

Ia menekankan bahwa peningkatan layanan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada kualitas sumber daya manusia, terutama peningkatan kompetensi dokter spesialis dan subspesialis, khususnya di bidang jantung. RS Haji Medan juga didorong memperkuat kolaborasi rujukan dan pengembangan layanan dengan RSUP H. Adam Malik Medan.

Sementara itu, Plt Direktur RS Haji Medan Yulinda Elvi Nasution menyampaikan bahwa RS Haji Medan kini ditetapkan sebagai pusat rujukan layanan prioritas nasional KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-neurologi) serta KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Ia menyatakan komitmen rumah sakit mendukung kebijakan UHC Sumut, termasuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Namun, penetapan sebagai rumah sakit rujukan nasional menuntut lebih dari sekadar status. Tanpa transparansi mutu layanan, evaluasi kepatuhan standar klinis, dan pengawasan publik yang kuat, kebijakan UHC berisiko berhenti sebagai narasi politik kesehatan, bukan jaminan nyata bagi pasien yang sedang berjuang melawan penyakit berat. (AP/red)

Berita Terkait

CFD Belawan Dipadati 6.000 Warga, Pemko Medan Libatkan 160 UMKM Lokal
Marpesta QRIS 2026 Ditutup, Wesly Silalahi Dorong Transaksi Digital dan Budaya Menabung
Resmikan Kantor DPW PKS Sumut, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Publik
CFD Belawan Hadirkan Layanan Publik dan 90 Tenda UMKM, Warga Medan Utara Antusias
HUT ke-57, DPD IPK DPD IPK Kabupaten Asahan memperingati HUT ke-57 dengan syukuran dan aksi sosial berupa bantuan sembako kepada anak yatim serta masyarakat Gelar Aksi Sosial untuk Anak Yatim dan Masyarakat
HUT ke-33 RS H Adam Malik, Wagub Sumut Surya Ajak Masyarakat Rutin Berolahraga
Kota Pematangsiantar Raih KEJAR Award Terbaik Regional Sumatera, Wesly Silalahi Terima Penghargaan OJK
Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

CFD Belawan Dipadati 6.000 Warga, Pemko Medan Libatkan 160 UMKM Lokal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Marpesta QRIS 2026 Ditutup, Wesly Silalahi Dorong Transaksi Digital dan Budaya Menabung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Resmikan Kantor DPW PKS Sumut, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Publik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:30 WIB

CFD Belawan Hadirkan Layanan Publik dan 90 Tenda UMKM, Warga Medan Utara Antusias

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:16 WIB

HUT ke-57, DPD IPK DPD IPK Kabupaten Asahan memperingati HUT ke-57 dengan syukuran dan aksi sosial berupa bantuan sembako kepada anak yatim serta masyarakat Gelar Aksi Sosial untuk Anak Yatim dan Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Kota Pematangsiantar Raih KEJAR Award Terbaik Regional Sumatera, Wesly Silalahi Terima Penghargaan OJK

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru