Mantan Menlu Apresiasi Dialog Terbuka Presiden Prabowo Bahas Isu Global dan Palestina

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:54 WIB

40194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta tokoh senior diplomasi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026.

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta tokoh senior diplomasi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA  – Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta tokoh senior diplomasi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu meninggalkan kesan mendalam, terutama terkait keterbukaan Presiden dalam membahas dinamika politik luar negeri Indonesia, termasuk isu Palestina.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menyatakan terkesan dengan suasana pertemuan yang dianggap sangat terbuka dan dialogis. Ia menilai pertemuan ini jauh dari kesan top-down atau satu arah.

“Pertama saya agak surprise, kenapa? Karena kita cukup banyak dengar cerita mengenai pertemuan dengan Presiden yang satu arah. Tapi yang saya lihat hari ini, saya surprise karena suasana totally open,” ujar Dino kepada awak media usai pertemuan.

Menurut Dino, diskusi berlangsung dua arah tanpa pembatasan topik. Berbagai risiko, opsi kebijakan, hingga skenario tantangan global yang berpotensi dihadapi Indonesia turut dibahas secara terbuka dan ditanggapi langsung oleh Presiden Prabowo.

“Diskusi ini tidak ada batasannya, tidak ada yang bilang kita tidak boleh tanya ini atau itu. Sangat terbuka dan dua arah, jadi bukan satu arah,” lanjutnya.

Mantan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, menekankan pertemuan ini memberi pencerahan, terutama terkait isu diplomasi yang selama ini bersifat sensitif dan tidak sepenuhnya dapat diakses publik. Menurutnya, keterbatasan informasi sering menimbulkan persepsi yang tidak utuh, sehingga kesempatan berdialog langsung dengan Presiden menjadi sangat berharga.

“Ini kesempatan berharga, sore ini kita mendapat pencerahan dan banyak informasi yang sebelumnya tidak kita ketahui,” ujar Hassan.

Mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab menegaskan pertemuan tersebut memperjelas sikap konsisten Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Ia menekankan bahwa komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara tetap tidak berubah.

“Indonesia tidak pernah meninggalkan komitmen terhadap perjuangan Palestina, dan tetap menginginkan adanya two-state solution. Itu harga mati,” tegas Alwi.

Tokoh senior diplomasi Jusuf Wanandi menilai Presiden Prabowo memberikan penjelasan yang komprehensif dan mendalam, bahkan menjawab pertanyaan sebelum sempat diajukan. Ia mengapresiasi langkah Presiden membuka ruang dialog agar publik memahami kompleksitas kebijakan luar negeri pemerintah.

“Ini kesempatan yang dibuka Bapak Presiden, yang harus kita hargai dan manfaatkan bersama,” tuturnya.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun komunikasi yang inklusif dan transparan, sekaligus memastikan arah kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpijak pada kepentingan nasional dan komitmen kemanusiaan global. (Edo/red)

Berita Terkait

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter
Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan
Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai
Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying
ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut ke Jepang, Soroti SDM dan Hasil Laut Nias

Berita Terbaru