GVF Donasikan 742 Juta Setara 136 Unit Kursi Roda bagi Anak Disabilitas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:24 WIB

40143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menyerahkan secara simbolis 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang Cerebral Palsy (CP) di 12 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam kegiatan yang berlangsung Rabu, 18 Februari 2026,

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menyerahkan secara simbolis 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang Cerebral Palsy (CP) di 12 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam kegiatan yang berlangsung Rabu, 18 Februari 2026,

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menyerahkan secara simbolis 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang Cerebral Palsy (CP) di 12 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam kegiatan yang berlangsung Rabu, 18 Februari 2026, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan. Penyerahan dilakukan bersama Direktur Global Village Foundation, Andy Baracey.

Bantuan tersebut merupakan donasi Global Village Foundation yang didukung organisasi asal Australia, Wheelchairs For Kids Australia. Sebanyak 135 unit kursi roda adaptif dengan nilai sekitar Rp742.000.500 disalurkan pada tahap awal. Sepanjang 2026, jumlahnya ditargetkan bertambah hingga 1.000 unit, menyesuaikan ketersediaan dan validitas data penerima.

Dalam sambutannya, Kahiyang Ayu menyampaikan apresiasi atas dukungan lembaga donor terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Sumatera Utara. Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kemandirian serta akses anak terhadap pendidikan dan aktivitas sosial.

Andy Baracey menjelaskan, organisasinya telah bekerja sama dengan Wheelchairs For Kids Australia sejak 2016 untuk mendistribusikan kursi roda adaptif secara gratis di Indonesia. Sejak 2021, lebih dari 4.000 unit telah disalurkan di berbagai wilayah Indonesia. Secara global, Wheelchairs For Kids Australia telah mendistribusikan lebih dari 70.000 kursi roda ke lebih dari 90 negara.

Menurut Andy, kursi roda adaptif yang diberikan dirancang mengikuti pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak. Selain mendukung mobilitas, alat bantu tersebut juga membantu memperbaiki postur tubuh dan mengurangi risiko komplikasi kesehatan lanjutan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumatera Utara, Dwi Endah Purwati, menyebutkan bantuan disalurkan melalui pemerintah provinsi kepada anak-anak penerima di sejumlah daerah. Rinciannya: Kota Medan 83 anak, Kabupaten Deliserdang 20 anak, Kabupaten Asahan 7 anak, Kota Tebingtinggi 1 anak, Kabupaten Batubara 1 anak, Kabupaten Langkat 7 anak, Kabupaten Karo 1 anak, Kota Pematangsiantar 12 anak, Kabupaten Samosir 1 anak, dan Kabupaten Tapanuli Utara 1 anak.

Endah menambahkan, pihaknya mendorong penguatan pendataan anak penyandang CP agar bantuan tepat sasaran. Ia mengakui masih terdapat keluarga yang belum melaporkan kondisi anaknya karena berbagai faktor sosial dan psikologis. Kolaborasi dengan TP PKK diharapkan dapat memperbaiki akurasi data sekaligus memperluas jangkauan intervensi.

Secara medis, Cerebral Palsy merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur akibat kerusakan pada otak yang sedang berkembang, baik sebelum, saat, maupun setelah kelahiran. Kondisi ini memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengontrol gerakan dan koordinasi tubuh, dengan tingkat keparahan yang beragam pada setiap anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus TP PKK dan organisasi perempuan di Sumatera Utara, serta orang tua penerima bantuan. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru