Dari Meja Bisnis ke Isu Gaza: Diplomasi Ganda Prabowo di Washington

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:19 WIB

40145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable pada Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026, dalam rangka kunjungan kerjanya di Amerika Serikat.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable pada Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026, dalam rangka kunjungan kerjanya di Amerika Serikat.

ATAPKOTA.COM, WASHINGTON DC — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri sesi roundtable dalam Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Presiden ke Amerika Serikat.

Di hadapan pelaku usaha kedua negara, Prabowo menegaskan pentingnya momentum hubungan Indonesia–Amerika Serikat. Ia menyebut kehadirannya sebagai kehormatan sekaligus peluang memperkuat kemitraan ekonomi.

“Saya sangat senang berada di Washington DC pada momen penting dalam hubungan Indonesia dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Namun, kunjungan tersebut tidak hanya berbicara soal perdagangan dan investasi. Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya juga memenuhi undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian terkait implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.

Menurut Prabowo, forum itu merupakan pertemuan resmi pertama Dewan Perdamaian yang dibentuk untuk memastikan keberlanjutan gencatan senjata. Indonesia, katanya, berkomitmen mendorong solusi nyata dan berkelanjutan bagi Palestina.

“Kami berupaya terus membuka jalan menuju solusi nyata dan abadi untuk masalah Palestina,” ucapnya.

Partisipasi Indonesia dalam forum bisnis di Washington mempertegas strategi diplomasi yang menggabungkan kepentingan ekonomi nasional dan posisi politik luar negeri bebas aktif.

Amerika Serikat merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, baik dalam sektor ekspor manufaktur, energi, maupun investasi teknologi. Di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik Timur Tengah dan persaingan dagang internasional, stabilitas hubungan bilateral menjadi krusial.

Namun, penguatan kemitraan ekonomi tidak terlepas dari sejumlah tantangan:

  1. Akses Pasar dan Hambatan Perdagangan
    Produk ekspor Indonesia masih menghadapi isu tarif, standar lingkungan, dan regulasi perdagangan yang ketat.

  2. Investasi Bernilai Tambah
    Pemerintah menargetkan investasi berkualitas yang mendukung hilirisasi industri, transfer teknologi, serta penciptaan lapangan kerja.

  3. Konsistensi Kebijakan Dalam Negeri
    Kepastian hukum dan stabilitas regulasi menjadi faktor penentu daya tarik investasi asing.

Kehadiran Prabowo dalam forum Dewan Perdamaian terkait Gaza memperlihatkan upaya Indonesia memainkan peran diplomatik lebih aktif di panggung global. Sejak 2020–2026, kebijakan luar negeri Indonesia konsisten menempatkan isu Palestina sebagai prioritas moral dan politik.

Namun, efektivitas peran tersebut bergantung pada konsolidasi dukungan internasional serta posisi tawar Indonesia di forum multilateral.

Diplomasi ganda, ekonomi dan geopolitik yang dijalankan di Washington menjadi sinyal bahwa Indonesia berupaya menyeimbangkan kepentingan nasional dan kontribusi global.

Pertanyaannya kini: sejauh mana kunjungan ini menghasilkan komitmen konkret—baik dalam bentuk investasi baru, perluasan akses pasar, maupun peran nyata dalam mendorong stabilitas kawasan?. (AK1)

Berita Terkait

Andrew Panjaitan, S.T. Terpilih Aklamasi Pimpin DPC PJS Kota Pematangsiantar
Andrew T. Panjaitan Nahkodai DPC PJS Kota Pematangsiantar, Siap Perkuat Integritas dan Profesionalisme Pers
Bupati Aceh Singkil Hadiri HLM Aceh 2026, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Sensus Ekonomi
Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Fokus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian
Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:15 WIB

Andrew Panjaitan, S.T. Terpilih Aklamasi Pimpin DPC PJS Kota Pematangsiantar

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:41 WIB

Andrew T. Panjaitan Nahkodai DPC PJS Kota Pematangsiantar, Siap Perkuat Integritas dan Profesionalisme Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 16:57 WIB

Bupati Aceh Singkil Hadiri HLM Aceh 2026, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Sensus Ekonomi

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIB

Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Fokus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa

Berita Terbaru