ATAPKOTA.COM, SUMUT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara Kahiyang Ayu menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Hari Down Syndrome Sedunia tingkat Sumatera Utara 2026 saat menerima audiensi Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Kahiyang menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran publik mengenai hak anak dengan Down syndrome, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, serta lingkungan yang inklusif dan bebas diskriminasi.
“Kita harap peringatan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak dan orang tua. Anak dengan kebutuhan dukungan khusus harus tumbuh dengan kasih sayang, kesempatan belajar, dan ruang untuk berkembang,” ujarnya.
Ia juga menilai peran keluarga dan komunitas menjadi kunci dalam memastikan anak dengan Down syndrome memperoleh dukungan optimal, baik secara emosional maupun sosial.
Ketua Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) Sumatera Utara, Hidayati, menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah hadir di 10 provinsi sejak berdiri secara nasional. Di Sumatera Utara, POTADS aktif sejak 2010 sebagai wadah dukungan bagi orang tua anak dengan Down syndrome atau disabilitas intelektual.
POTADS Sumut berencana menggelar peringatan Hari Down Syndrome Sedunia tingkat provinsi pada April mendatang. Sekitar 150 anak dari Medan, Pematangsiantar, Batubara, dan Binjai dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut.
Agenda yang disiapkan meliputi lomba menyanyi, melukis, serta pertunjukan bakat. Kegiatan ini dirancang untuk memberi ruang ekspresi sekaligus memperkuat jejaring antarorang tua.
“Kami berharap momen ini menjadi ajang silaturahmi dan saling berbagi pengalaman. Dukungan antarorang tua sangat penting agar anak-anak mendapatkan pendampingan yang tepat,” kata Hidayati.
Dalam audiensi itu turut hadir Sekretaris Wakil Ketua POTADS Sumut Leni Yusuf dan Sekretaris Nurainun. (AP)




































