ATAPKOTA.COM, JABAR – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat untuk meninjau program penguatan literasi digital dan pelatihan kecerdasan artifisial (AI) bagi generasi muda. Kunjungan tersebut berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026, dengan agenda di Bandung dan Kabupaten Bandung.
Wapres berangkat bersama rombongan terbatas dari Stasiun KCIC Padalarang menggunakan Kereta Cepat Whoosh pada pukul 07.25 WIB. Setelah menempuh perjalanan sekitar 37 menit, ia melanjutkan rangkaian agenda kunjungan di wilayah Bandung.
Agenda pertama berlangsung di SMP Santo Yusup, Kota Bandung. Di sekolah tersebut, Wapres meninjau kegiatan pelatihan yang mencakup pembinaan Fundamental Ingame Structure, Tournament Organizing, Types of Tournament, serta Physical and Mental Development. Program ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam bidang digital dan manajemen kompetisi.
Selanjutnya, Wapres mengunjungi SMP Plus Muthahhari, Kabupaten Bandung. Di lokasi tersebut, ia meninjau pelatihan kecerdasan artifisial di laboratorium komputer sekaligus menyaksikan implementasi program kolaborasi bersama ASEAN Foundation. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk penguatan fasilitas pendidikan.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Pondok Pesantren Baitul Arqom, Kabupaten Bandung. Di pesantren tersebut, Wapres meninjau pelatihan AI dan robotik serta bersilaturahmi dengan para guru dan santri.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses teknologi dan inovasi di lingkungan pendidikan, termasuk di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Kunjungan kerja ini sejalan dengan agenda pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, transformasi digital, dan pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi guna mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar serta Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya. (AP/red)




































