ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi bahan pokok dan energi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan pemantauan tersebut berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026.
Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan serta stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain distributor Mas Express di Jalan Sriwijaya, Pasar Dwikora Parluasan, gudang Perum Bulog di Jalan Medan, serta SPBU PT Sinia Abadi di Jalan Medan Simpang Pertamina.
Di distributor Mas Express, Wesly bersama rombongan memantau langsung ketersediaan stok gula pasir dan tepung terigu. Dari hasil pengecekan, stok komoditas tersebut dipastikan masih mencukupi hingga Idulfitri.
Perwakilan distributor menyampaikan bahwa permintaan bahan pokok memang mengalami peningkatan menjelang Lebaran, namun kondisi pasokan masih terkendali.
“Tidak ada masalah. Minggu ini hingga minggu depan memang menjadi puncak permintaan. Harga ada kenaikan sedikit, tetapi tidak signifikan,” kata pihak distributor.
Rombongan kemudian melanjutkan pemantauan ke Pasar Dwikora Parluasan. Di pasar tradisional tersebut, Wesly yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi menyapa pedagang dan pengunjung pasar.
Mereka juga meninjau sejumlah lapak pedagang, mulai dari pedagang ayam potong hingga toko sembako.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi gudang Bulog di Jalan Medan. Di lokasi tersebut terlihat stok beras tersimpan dalam jumlah besar, sementara sejumlah pekerja tampak melakukan proses pengemasan beras yang akan disalurkan sebagai bantuan pangan.
Kunjungan terakhir dilakukan di SPBU PT Sinia Abadi di Jalan Medan Simpang Pertamina. Di lokasi itu terlihat antrean kendaraan yang cukup panjang untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Menurut keterangan petugas PT Pertamina dan pengelola SPBU, antrean kendaraan mulai terjadi sejak Kamis sore, 5 Maret 2026. Fenomena serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah SPBU di Kota Medan.
Meski demikian, mereka memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM masih mencukupi.
Usai melakukan sidak, Wesly menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026.
Pemantauan dilakukan bersama unsur Forkopimda, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta Satgas Pangan Kota Pematangsiantar.
“Kami ingin memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat Kota Pematangsiantar,” kata Wesly.
Berdasarkan hasil pemantauan di pasar dan distributor, pemerintah kota memastikan ketersediaan bahan pokok masih aman untuk beberapa bulan ke depan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying. Rayakan Idulfitri dengan tenang tanpa terbebani kekhawatiran terhadap harga pangan,” ujarnya.
Wesly menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia,” kata Wesly.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Simalungun Kompol Budiono Saputro, S.H., M.H., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, perwakilan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Aprial Rizaldi Ginting, S.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan, S.E., M.M., Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra. Happy Oikumenis Daely, Pimpinan Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya. (AP/red)

































