ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Asahan pada Sabtu (7 Maret 2026) di SD Swasta Darussalam Islamic, Jalan Wahid Hasyim Gang Doyok, Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Asisten I Bidang Pemerintahan M. Azmy Ismail, A.P., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, S.E., M.Si., pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran Dr. H. Ali Muammar Qadafi Siregar, S.Pd.I., M.M., tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Acara pembukaan berlangsung khidmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Athifah Danish Mumtazah, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Doa pembuka dipimpin oleh Dr. H. Ali Muammar Qadafi Siregar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat menjadi bagian dari program pembinaan karakter bagi pelajar selama bulan suci Ramadan.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. dalam arahannya menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda.
“Bulan suci Ramadan adalah kesempatan yang sangat tepat untuk membentuk karakter pelajar. Melalui pesantren kilat ini, kami berharap para siswa dapat memperdalam pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab,” ujar Taufik.
Ia juga mengingatkan para guru dan pembimbing agar tidak hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari bagi para siswa.
Menurutnya, pendidikan karakter harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperkuat delapan dimensi profil lulusan, yaitu keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan kemampuan komunikasi.
“Pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui teori di kelas. Keteladanan guru dan pembimbing dalam keseharian justru menjadi faktor utama dalam membentuk pribadi siswa,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati Asahan secara resmi membuka kegiatan tersebut.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pesantren Kilat Ramadan tingkat SMP se-Kabupaten Asahan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, Bupati Asahan melakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa. Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan santunan kepada peserta secara simbolis.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap para pelajar dapat mengembangkan delapan karakter utama yang menjadi fondasi pendidikan, yakni keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta kemampuan komunikasi.
Program pesantren kilat ini juga diharapkan menjadi ruang pembinaan moral dan spiritual bagi para pelajar selama Ramadan, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. (AP/red)



































