ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan pos pengamanan (Pos Pam) Lebaran serta inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog dan kilang padi. Kegiatan tersebut dimulai dari Kantor Bupati Asahan, pada Selasa (17 Maret 2026) pagi.
Rombongan dipimpin Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati Rianto, S.H., M.A.P., Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., serta perwakilan unsur Forkopimda lainnya, termasuk TNI, DPRD, Kejaksaan, dan TNI AL. Kepala Perum Bulog Asahan, Zairi Yuriadi, juga turut serta dalam peninjauan tersebut.
Peninjauan diawali dari pintu keluar Tol Kisaran, yang menjadi salah satu titik krusial arus mudik. Rombongan kemudian bergerak ke kilang padi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, dilanjutkan ke Pos Pam Simpang Empat untuk mengecek kesiapan personel serta menyerahkan bantuan kepada petugas.
Rangkaian kegiatan berlanjut ke Gudang Bulog Asahan di Jalan Prof. M. Yamin untuk memastikan ketersediaan stok pangan, sebelum akhirnya meninjau Pos Pelayanan di Stasiun Kereta Api Kisaran. Di lokasi tersebut, rombongan juga berinteraksi dengan pemudik serta menyerahkan bingkisan.
Bupati Asahan menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran arus mudik di wilayah tersebut. Menurutnya, Kabupaten Asahan, khususnya Kisaran, menjadi salah satu jalur strategis yang dilintasi pemudik karena terhubung langsung dengan akses jalan tol.
“Kami ingin memastikan para pemudik yang melintasi wilayah Asahan merasa aman dan nyaman. Pos pelayanan dan pengamanan harus berfungsi optimal,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi jajaran kepolisian atas pembangunan pos terpadu yang dinilai mampu mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan keamanan selama periode mudik.
Selain aspek pengamanan, Forkopimda turut memantau ketersediaan bahan pangan, terutama beras. Dari hasil pengecekan di kilang padi dan gudang Bulog, stok beras di Kabupaten Asahan dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Ketersediaan beras masih terjaga, bahkan surplus. Ini didukung oleh masa panen di sejumlah wilayah pertanian yang sedang berlangsung,” kata Bupati.
Hasil panen tersebut, lanjutnya, telah disalurkan ke penggilingan padi dan diserap oleh Bulog untuk diproses menjadi beras siap konsumsi. Kondisi ini dinilai mampu menjaga stabilitas pasokan pangan selama periode Lebaran.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.05 WIB itu berjalan dengan tertib dan lancar. (AP/red)

































