ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara nasional melalui video conference dari Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Jumat, 20 Maret 2026.
Dalam pemantauan tersebut, Kapolri didampingi Panglima TNI, Agus Subianto, bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk Kapolda Sumatera Utara, Pangdam I/Bukit Barisan, Wakil Gubernur Sumatera Utara, dan Wali Kota Medan.
Kapolri menyatakan hasil pemantauan lintas kementerian dan lembaga menunjukkan puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada 18 Maret.
“Berdasarkan laporan Jasa Marga, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 270.315 kendaraan, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 258.383 kendaraan,” ujar Sigit.
Ia menjelaskan pemantauan dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guna memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali.
Selain itu, kepolisian telah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, seperti sistem ganjil genap, contraflow, hingga one way untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama mudik.
Kapolri juga menyampaikan bahwa penerapan sistem one way nasional telah dihentikan pada pukul 14.22 WIB, seiring dengan kondisi lalu lintas yang mulai berangsur normal.
Meski demikian, jajaran kepolisian diminta tetap siaga mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya setelah malam takbiran dan pelaksanaan salat Idulfitri. (Andrew P/red)

































