Prabowo Tegaskan Penyelamatan Aset Negara Rp 40 Triliun untuk Sekolah dan Puskesmas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:15 WIB

40239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare dalam acara yang digelar di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare dalam acara yang digelar di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan kekayaan negara harus dikelola sepenuhnya untuk kepentingan rakyat saat menyaksikan penyerahan denda administratif dan penguasaan kembali kawasan hutan dalam acara yang digelar di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan penerimaan negara sebesar Rp 10,27 triliun serta lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare hasil penertiban yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Presiden Prabowo menegaskan langkah penyelamatan aset negara tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sumber daya alam dan memperkuat penegakan hukum.

“Rakyat saat ini ingin melihat bukti nyata kerja pemerintah, bukan sekadar seremoni,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Menurut Presiden, penyerahan kali ini merupakan tahap keempat dari proses penyelamatan aset negara yang secara keseluruhan disebut mencapai sekitar Rp40 triliun.

Ia mengatakan hasil penyelamatan kekayaan negara tersebut akan diarahkan untuk mempercepat pembangunan fasilitas pelayanan publik, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah, kata Prabowo, saat ini tengah menjalankan program percepatan renovasi fasilitas pendidikan nasional. Setelah memperbaiki sekitar 17 ribu sekolah pada tahun sebelumnya, pemerintah menargetkan renovasi 70 ribu sekolah pada tahun 2026 dan 100 ribu sekolah pada tahun berikutnya.

“Dana yang berhasil diselamatkan akan dikembalikan untuk kepentingan rakyat, termasuk memperbaiki sekolah, madrasah, dan fasilitas kesehatan,” katanya.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyinggung praktik penyalahgunaan kekayaan negara yang menurutnya merugikan masyarakat luas.

Namun demikian, Presiden tidak merinci pihak atau perusahaan yang menjadi objek penertiban dalam kegiatan tersebut.

Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas PKH, termasuk Kejaksaan, Kepolisian, TNI, BPKP, dan PPATK yang dinilai berperan dalam pengamanan aset negara.

Ia menegaskan penguasaan negara terhadap sumber daya alam merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegas Presiden.

Pemerintah menilai langkah penertiban kawasan hutan dan penyelamatan aset negara tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola sumber daya alam nasional agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Edo/red)

Berita Terkait

Warga Jorlang Hataran Keluhkan Narkoba hingga Pencurian Sawit kepada Wakapolres Simalungun
Banjir Berulang di Kelurahan Suka Maju Pematangsiantar, Laporan Warga ke Camat Marihat Tak Kunjung Ditindaklanjuti
Kapolres Simalungun Rembuk Bersama Kepling dan Gamot, Bahas Layanan 110 hingga Balap Liar
Kapolres Simalungun Safari Minggu Kasih di HKBP Serbelawan, Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judol
Polres Simalungun dan BNN Cek Dugaan Peredaran Narkoba di Perdagangan, Ini Hasilnya
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker
Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar
Coffee Morning Bersama 160 Insan Pers, Kapolres Simalungun Buka Ruang Kritik

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Warga Jorlang Hataran Keluhkan Narkoba hingga Pencurian Sawit kepada Wakapolres Simalungun

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Banjir Berulang di Kelurahan Suka Maju Pematangsiantar, Laporan Warga ke Camat Marihat Tak Kunjung Ditindaklanjuti

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Kapolres Simalungun Rembuk Bersama Kepling dan Gamot, Bahas Layanan 110 hingga Balap Liar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Simalungun Safari Minggu Kasih di HKBP Serbelawan, Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judol

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Polres Simalungun dan BNN Cek Dugaan Peredaran Narkoba di Perdagangan, Ini Hasilnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Coffee Morning Bersama 160 Insan Pers, Kapolres Simalungun Buka Ruang Kritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas

Berita Terbaru