ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana melakukan perbaikan besar-besaran terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di kota tersebut. Sebanyak 31 fasilitas kesehatan, terdiri dari puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu), ditargetkan akan direvitalisasi, sementara tiga puskesmas di antaranya akan dibangun ulang. Program tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau Puskesmas Rengas Pulau di Jalan Marelan V Pasar II Barat, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (26 Maret 2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas pelayanan kesehatan yang dinilai membutuhkan perbaikan.
Dalam kunjungan itu, Rico didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKP2R) Kota Medan John Ester Lase, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Surya Syahputra Pulungan, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Budi Hariono, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arafat Syam, Camat Medan Marelan Zulkifli S. Pulungan, serta Kepala UPT Puskesmas Rengas Pulau dr. Voidance Bakara.
Saat meninjau sejumlah ruangan di puskesmas tersebut, Rico menemukan beberapa fasilitas yang dinilai sudah tidak layak. Selain ruang pelayanan yang sempit, sebagian plafon bangunan juga terlihat mengalami kerusakan.
Melihat kondisi tersebut, Rico memastikan Puskesmas Rengas Pulau menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang diprioritaskan untuk dibangun ulang.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan ulang juga dipengaruhi oleh tingginya kepadatan penduduk di wilayah Medan Marelan yang memerlukan layanan kesehatan yang lebih memadai.
“Kami memastikan Puskesmas Rengas Pulau ini layak untuk dibangun ulang. Ukurannya nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat. Dalam satu hingga dua bulan ke depan, proses pengerjaan diharapkan sudah dapat dimulai,” ujar Rico.
Ia menjelaskan, program pembenahan fasilitas kesehatan tidak hanya dilakukan di wilayah Medan Marelan. Pemerintah Kota Medan telah menyiapkan program perbaikan menyeluruh terhadap 31 fasilitas kesehatan di berbagai kecamatan.
“Perbaikan total akan dilakukan terhadap 31 fasilitas kesehatan. Tiga puskesmas akan dibangun ulang, yaitu di Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Marelan, dan Medan Timur. Sementara 28 lainnya akan direvitalisasi, termasuk puskesmas pembantu,” kata Rico.
Rico menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur bukan satu-satunya tujuan dari program tersebut. Pemerintah kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan gedung yang lebih baik harus diikuti dengan pelayanan yang maksimal dari tenaga kesehatan.
“Jangan sampai gedungnya sudah bagus, tetapi pelayanannya masih minim. Pelayanan kesehatan harus benar-benar maksimal. Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa layanan kesehatan di Kota Medan terus berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tidak boleh ada lagi masyarakat yang mengalami penundaan pelayanan ataupun penolakan saat membutuhkan bantuan medis di puskesmas.
“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan. Karena itu masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat dan layak,” kata Rico. (AP/red)




































