Prabowo di Tokyo: Investasi Jepang 401 Triliun Masuk ke Energi, Gas hingga Semikonduktor

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:58 WIB

4091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, TOKYO — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan pengumuman sejumlah kesepakatan bisnis strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Senin, 30 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, diumumkan 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama dengan total nilai investasi mencapai 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp401,71 triliun.

Di hadapan Presiden Prabowo, perwakilan perusahaan dari kedua negara secara bergantian memaparkan kerja sama yang telah disepakati. Pengumuman tersebut menjadi simbol komitmen dunia usaha Indonesia dan Jepang untuk memperluas kolaborasi konkret di berbagai sektor strategis.

Sejumlah kerja sama yang diumumkan mencakup pengembangan energi bersih, hilirisasi industri, eksplorasi minyak dan gas, teknologi semikonduktor, hingga penguatan sektor keuangan dan investasi.

Berikut beberapa kesepakatan utama yang diumumkan dalam forum tersebut:

  • Produksi metanol berbasis emisi karbon dari pabrik Pupuk Kalimantan Timur di Bontang antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Kaltim Methanol Industri.
  • Kerja sama perdagangan, investasi, dan bisnis antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Japan Chamber of Commerce and Industry.
  • Pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX.
  • Kemitraan eksplorasi sektor hulu minyak dan gas di Indonesia dan Asia Tenggara antara PT Pertamina Hulu Energi dan INPEX.
  • Pengembangan ekosistem semikonduktor dan kecerdasan buatan antara PT Eblo Teknologi Indonesia dan Hayashi Kinzoku Co., Ltd.
  • Kajian proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Rajabasa antara PT Supreme Energy Rajabasa dan INPEX.
  • Kerja sama inklusi keuangan dan ekosistem emas antara PT Pegadaian dan PT Bank SMBC Indonesia.
  • Kemitraan industri kecantikan strategis Indonesia–Jepang antara PT Nose Herbal Indo dan 2Way World.
  • Mandiri Aviation Leasing Fund antara Danantara, Mandiri Investment Management, dan SMBC Aviation Capital.
  • Penguatan kerja sama investasi antara JETRO dan PT Danantara Investment Management.
  • Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Hululais antara Pemerintah Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kesepakatan tersebut menunjukkan meningkatnya minat investor Jepang terhadap berbagai sektor strategis di Indonesia, terutama pada bidang energi terbarukan, teknologi, dan industri bernilai tambah.

Forum bisnis tersebut juga menjadi panggung penting bagi pemerintah Indonesia untuk menegaskan arah transformasi ekonomi nasional menuju ekonomi yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah mendorong percepatan investasi serta memperkuat kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat, termasuk Jepang yang selama ini menjadi salah satu mitra ekonomi utama Indonesia di kawasan Asia.

Momentum pengumuman kerja sama bernilai ratusan triliun rupiah tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi utama di kawasan Asia dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang dinilai semakin menjanjikan. (Edo/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru