ATAPKOTA.COM, MEDAN – Arus wisatawan ke berbagai destinasi di Sumatera Utara meningkat selama libur Lebaran 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mencatat sedikitnya 360 ribu wisatawan memadati sejumlah objek wisata di daerah tersebut.
Data itu disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, pada Rabu, 1 April 2026.
Menurut Yuda, jumlah tersebut merupakan akumulasi kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang berlibur ke berbagai destinasi selama periode Lebaran.
“Total kunjungan selama periode Lebaran 2026 mencapai sekitar 360 ribu orang. Angka ini merupakan gabungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang datang ke berbagai destinasi di Sumatera Utara,” kata Yuda.
Dari seluruh daerah tujuan wisata, Kabupaten Samosir mencatat jumlah kunjungan tertinggi. Kawasan wisata di sekitar Danau Toba itu menerima 86.879 wisatawan yang tersebar di 17 destinasi wisata yang terdata selama masa liburan.
Selain Samosir, sejumlah daerah di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara juga mencatat lonjakan kunjungan wisatawan.
Kota Binjai menerima 58.641 pengunjung, disusul Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak 52.280 orang, Kabupaten Asahan 35.193 orang, serta Kota Medan yang mencatat 23.778 kunjungan wisatawan selama periode yang sama.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kata Yuda, terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di destinasi wisata guna menjaga tren kunjungan tersebut.
Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, pemerintah daerah mengintensifkan program sosialisasi sadar wisata kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan destinasi.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan wisatawan.
“Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melayani dan menyambut wisatawan dengan baik. Jika pelayanan di destinasi wisata semakin baik, wisatawan tidak hanya datang sekali, tetapi berpotensi kembali berkunjung,” ujarnya.
Selain peningkatan pelayanan, Pemprov Sumut juga memperkuat promosi pariwisata melalui platform digital. Salah satunya lewat aplikasi “Di Sumut Aja” yang memuat informasi berbagai destinasi wisata di provinsi tersebut.
Melalui aplikasi itu, wisatawan dapat mengakses informasi destinasi, sejarah lokasi wisata, hingga rekomendasi tempat yang dapat dikunjungi selama berada di Sumatera Utara.
“Melalui aplikasi ini, wisatawan yang akan ataupun yang sedang berkunjung ke Sumut bisa mengetahui informasi destinasi wisata secara lebih lengkap,” kata Yuda. (red)

































