110 Ribu Pencari Kerja di Medan, Disnaker Dorong Sertifikasi Mahasiswa Sejak Kuliah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 11:10 WIB

40152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disnaker Medan memfasilitasi kolaborasi ISTP dan PT Tradepro untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa menghadapi persaingan kerja

Disnaker Medan memfasilitasi kolaborasi ISTP dan PT Tradepro untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa menghadapi persaingan kerja

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dan PT Tradepro guna menyiapkan kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Program ini berlangsung di kampus ISTP dan melibatkan ratusan mahasiswa lintas program studi, Rabu (8 April 2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, membuka kegiatan tersebut. Ia menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan lulusan perguruan tinggi.

Ramaddan menjelaskan, mahasiswa perlu dibekali kompetensi sejak masa pendidikan, terutama pada sektor yang berkembang seperti perdagangan berjangka. “Mahasiswa harus mulai mempersiapkan diri sebelum lulus. Kompetensi tidak bisa ditunggu setelah mereka menjadi pencari kerja,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai, selama ini terdapat kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi ini, Disnaker berupaya mempersempit jarak tersebut dengan mendorong pelatihan berbasis kebutuhan pasar.

Menurut Ramaddan, ke depan program serupa akan diperluas ke berbagai perguruan tinggi di Kota Medan. Selain mahasiswa, peningkatan kapasitas tenaga pengajar juga menjadi perhatian agar proses pembelajaran selaras dengan perkembangan industri.

Rektor ISTP, Semangat M.T. Debataraja, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi Disnaker hingga terjalinnya nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tradepro. Kerja sama ini, kata dia, mengarah pada program pelatihan dan sertifikasi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Mahasiswa, khususnya semester akhir, akan mendapatkan pelatihan dan sertifikasi sebelum lulus. Ini menjadi nilai tambah ketika mereka memasuki dunia kerja,” kata Semangat.

Direktur PT Tradepro, Hendri Trisna Harjaya, bersama Komisaris Ramadan, memaparkan dinamika industri kepada peserta. Mereka menjelaskan proses rekrutmen, kebutuhan kompetensi, hingga peluang kolaborasi di sektor strategis.

Sebanyak 100 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut yang diakhiri dengan sesi diskusi interaktif.

Dalam arahannya, Ramaddan kembali mengingatkan bahwa perubahan di dunia kerja berlangsung cepat. Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai faktor penentu daya saing lulusan.

“Industri tidak hanya melihat ijazah. Pengalaman dan sertifikasi menjadi nilai tambah yang signifikan,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan program pelatihan dan magang secara optimal. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan dapat membentuk keterampilan yang dibutuhkan industri.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah pencari kerja di Kota Medan diperkirakan mencapai sekitar 110 ribu orang setiap tahun. Kondisi ini, kata Ramaddan, menuntut lulusan memiliki kesiapan lebih agar mampu bersaing. (Mery/red)

Berita Terkait

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA
Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga
Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita
Bobby Nasution Tinjau Perkuatan Tanggul Sungai Wampu, Warga Diminta Awasi Kualitas Pekerjaan
Jalan Desa hingga Jembatan Antardusun Jadi Sasaran Program Pemprov Sumut 2027–2030
BPJS Puji Transformasi Kesehatan Medan, Rico Waas Peringatkan Rumah Sakit yang Menolak Pasien

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:17 WIB

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA

Selasa, 3 November 2026 - 22:22 WIB

Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat

Selasa, 3 November 2026 - 21:50 WIB

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Jalan Desa hingga Jembatan Antardusun Jadi Sasaran Program Pemprov Sumut 2027–2030

Selasa, 3 November 2026 - 19:31 WIB

BPJS Puji Transformasi Kesehatan Medan, Rico Waas Peringatkan Rumah Sakit yang Menolak Pasien

Selasa, 3 November 2026 - 18:52 WIB

Bobby Nasution Targetkan Irigasi 7,5 Km di Secanggang Mulai Dibangun 2027

Berita Terbaru