ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Puncak Perayaan Paskah Katolik Kota Pematangsiantar berlangsung di Kompleks SD RK Cinta Rakyat 2, Kecamatan Siantar Selatan, Minggu (19 April 2026). Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, S.S.T.P., M.Si., menghadiri kegiatan tersebut mewakili Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn.
Panitia mencatat sekitar 2.500 jemaat menghadiri perayaan yang mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan pemerintah kota menerima cenderamata berupa lukisan The Last Supper (Perjamuan Terakhir) dan tanaman anggrek dari panitia penyelenggara.
Cenderamata tersebut diserahkan oleh Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Pematangsiantar, Daud Simanjuntak, Ir., M.M., bersama Vikaris Episkopal Kevikepan St. Paulus Rasul Pematangsiantar, Pastor Ambrosius Nainggolan, O.F.M.Cap.
Selain menghadiri rangkaian ibadah dan perayaan, Junaedi juga menyerahkan hadiah undian kepada peserta serta memberikan bingkisan secara simbolis kepada anak-anak berkebutuhan khusus sebagai bagian dari kegiatan sosial.
Dalam sambutannya, Junaedi menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada umat Katolik di Kota Pematangsiantar. Ia menilai perayaan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga perayaan Paskah membawa damai dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi umat Katolik dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di kota tersebut. Pemerintah, kata dia, mendorong agar nilai kebersamaan dan solidaritas terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Perayaan turut dimeriahkan dengan penampilan seni, mulai dari tarian tradisional Simalungun, pertunjukan kontemporer, hingga paduan suara dari panitia dan komunitas gereja.
Sementara itu, Pastor Ambrosius Nainggolan menilai Paskah sebagai momentum memperkuat kebersamaan lintas komunitas. Ia mengajak umat untuk membangun kehidupan bersama yang berorientasi pada kepentingan umum.
“Paskah menjadi ruang untuk berjalan bersama dalam keberagaman dan memperkuat kebersamaan,” katanya.
Ketua LP3KD Kota Pematangsiantar, Daud Simanjuntak, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, yang mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan Paskah tahun ini.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebaikan bersama di tengah masyarakat Kota Pematangsiantar.
Ketua panitia, Sardianto Turnip, menjelaskan bahwa perayaan Paskah tahun ini menjadi salah satu kegiatan yang didukung anggaran daerah dan melibatkan berbagai unsur umat Katolik di kota tersebut.
Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., jajaran paroki, serta komunitas keagamaan lainnya. (AP/red)



































