Wabup Asahan Pimpin Upacara Hari Otda 2026, Soroti Efisiensi Anggaran dan Layanan Publik

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 10:30 WIB

40241 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Foto bersama usai upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi tahunan terhadap pelaksanaan otonomi daerah sekaligus penguatan komitmen pelayanan publik.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin langsung jalannya kegiatan. Upacara berlangsung tertib dan khidmat, diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), serta peserta lainnya.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakapolres Asahan Selamat Riayadi, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Kodim 0208/Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Dr. R.M. Yusuf Trisnajaya, S.H., M.H., perwakilan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Asahan, serta Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, S.H., M.Kn. Turut hadir pula para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan peserta apel.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Dalam sambutan itu, Mendagri menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut otonomi daerah sebagai instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tema peringatan tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam pidato tersebut, Mendagri juga menyoroti sejumlah langkah strategis, antara lain sinkronisasi perencanaan dan penganggaran pusat dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi, penguatan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kolaborasi antarwilayah.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk tetap fokus pada pelayanan dasar dan upaya pengentasan ketimpangan, di tengah berbagai tantangan global seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, dan percepatan perkembangan teknologi.

Sejumlah langkah konkret juga ditekankan, di antaranya penguatan sektor pangan melalui regulasi dan sumber daya manusia, diversifikasi energi, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Mendagri juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan. Setiap kegiatan diminta dilaksanakan secara sederhana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Penggunaan anggaran harus efektif dan dihindarkan dari pemborosan yang tidak berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian inti pesan dalam sambutan tersebut.

Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Kabupaten Asahan berakhir sekitar pukul 08.45 WIB dalam keadaan aman dan lancar. (AP/red)

Berita Terkait

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik
Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati
Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi
Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru