Bara JP Ancam Cabut Rekomendasi Kader di BUMN, Boy Nababan: Jika Tak Berkontribusi dan Berprestasi, Organisasi Malu

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 21:36 WIB

40147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP bara JP Willem Frans Ansanay saat didampingi Sekretaris dan Bendahara DPP bara JP baru-baru ini.

Ketua Umum DPP bara JP Willem Frans Ansanay saat didampingi Sekretaris dan Bendahara DPP bara JP baru-baru ini.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden berencana mengevaluasi sekaligus mencabut rekomendasi terhadap kader organisasi yang saat ini menduduki jabatan di badan usaha milik negara (BUMN) apabila dinilai tidak kompeten dan tidak memberikan kontribusi nyata.

Rencana tersebut menjadi salah satu hasil Sidang Pleno II DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden yang digelar di Park Hotel Cawang, Jakarta Timur, Sabtu, 23 Mei 2025.

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, mengatakan evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalitas kader yang ditempatkan di lingkungan perusahaan negara.

“Kalau mereka tidak produktif, tidak memiliki kapasitas, dan tidak memberikan kontribusi riil terhadap pembangunan bangsa dan negara, maka rekomendasi tersebut akan kami evaluasi,” ujar Willem.

Menurutnya, langkah itu dilakukan agar keberadaan pejabat maupun komisaris BUMN yang berasal dari unsur relawan tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun organisasi.

Ia menegaskan penilaian tidak hanya melihat kontribusi terhadap negara dan perusahaan, tetapi juga loyalitas serta keterlibatan kader terhadap organisasi.

“Sama seperti partai politik yang merekomendasikan kadernya di DPR, tentu harus ada kontribusi terhadap organisasi,” katanya.

Selain melakukan evaluasi, Bara JP juga berencana mendata seluruh kader yang saat ini menjabat sebagai komisaris maupun pejabat di lingkungan BUMN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden Boy Nababan mengatakan penempatan kader di BUMN dipandang sebagai bentuk pengabdian kepada negara sekaligus tanggung jawab organisasi dalam menyiapkan sumber daya manusia.

Menurut Boy, organisasi akan menyiapkan kader terbaik ketika diminta berkontribusi di perusahaan negara.

“Kader Bara JP yang dipercaya menjadi komisaris merupakan bagian dari pengabdian sebagai anak bangsa. Ketika diminta, organisasi tentu menyiapkan kader terbaik,” ujar Boy saat dikonfirmasi pada Senin, 25 Mei 2026.

Ia menilai evaluasi perlu dilakukan apabila kader yang dipercaya menduduki jabatan tidak memberikan kontribusi terhadap kemajuan perusahaan maupun organisasi.

Boy juga menyebut terdapat ketentuan internal organisasi yang mengatur status keanggotaan dan keterlibatan kader dalam kegiatan Bara JP.

Menurut dia, kader yang sudah tidak aktif mengikuti rapat, kegiatan organisasi, maupun tidak lagi terlibat dalam aktivitas internal dapat dievaluasi status keanggotaannya.

“Kalau tidak pernah hadir dalam rapat atau kegiatan organisasi, tentu akan menjadi bahan evaluasi internal,” katanya.

Meski demikian, Bara JP menegaskan evaluasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi dan ditujukan untuk menjaga kualitas kader yang mendapat kepercayaan menduduki jabatan publik maupun strategis.

Penulis : Andrew T Panjaitan, ST.

Berita Terkait

Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Sorotan
PT Socfindo Kebun Lae Butar Salurkan Bantuan Alat Panen dan APD kepada Kelompok Tani di Aceh Singkil
Wabup Asahan Hadiri Pembukaan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut 2026, Diikuti 5.575 Peserta
Dishub Aceh Singkil Raih Juara II Terbaik Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026
Bobby Nasution Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional, Komisi VII DPR RI Siap Dukung
SETARA Institute Kunjungi Pematangsiantar, Wesly Silalahi Paparkan Komitmen Perkuat Kota Toleran
Patar Oloan Silitonga Ajukan Perlawanan Eksekusi, Minta PN Pematangsiantar Tunda Pengosongan Lahan
DPRD Sumut Kunker ke Samosir, Wabup Dorong Percepatan Infrastruktur, Pariwisata, Pertanian, dan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:50 WIB

Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:10 WIB

PT Socfindo Kebun Lae Butar Salurkan Bantuan Alat Panen dan APD kepada Kelompok Tani di Aceh Singkil

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:50 WIB

Wabup Asahan Hadiri Pembukaan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut 2026, Diikuti 5.575 Peserta

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:50 WIB

Dishub Aceh Singkil Raih Juara II Terbaik Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:50 WIB

Bobby Nasution Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional, Komisi VII DPR RI Siap Dukung

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:59 WIB

Patar Oloan Silitonga Ajukan Perlawanan Eksekusi, Minta PN Pematangsiantar Tunda Pengosongan Lahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:55 WIB

DPRD Sumut Kunker ke Samosir, Wabup Dorong Percepatan Infrastruktur, Pariwisata, Pertanian, dan Kesehatan

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:20 WIB

Wesly Silalahi Promosikan Seni dan Budaya Pematangsiantar di PRSU ke-50 Tahun 2026

Berita Terbaru